Senin, 24 Februari 2020

Cak Imin Masih Optimistis Dampingi Jokowi

- 12 Juli 2018, 13:54 WIB

JAKARTA, (PR). —Mengerucutnya lima nama dari sepuluh calon wakil presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 tak membuat Ketua PKB Muhaimin Iskandar gentar. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini optimistis kalau dirinya adalah sosok yang tepat mendampingi Jokowi di periode kedua jika terpilih kembali.

Ditemui di Gedung DPR RI, Kamis, 12 Juli 2018, Muhaimin menyebut Joko Widodo berpotensi kalah di Pilpres 2019 jika tidak menunjuk dirinya sebagai calon wakil presiden. Cak Imin juga sudah cukup lama mengkampanyekan dirinya bersama Jokowi dengan singkatan JOIN.

”PKB sejak awal JOIN. Buktikan saja, kalau tidak JOIN bahaya," ujar Cak Imin.

Sampai saat ini dia pun mengaku PKB belum membuat opsi lain jika duet tersebut tidak terealisasi. Dia tidak menampik kalau ada komunikasi dengan partai lain seperti PKS dan PAN untuk membahas komposisi capres-cawapres di Pilpres 2019, tetapi dia enggan menjelaskan secara detil mengingat hal tersebut bagian dari proses internal partai.

“Saya tidak mau berandai-andai. Kita lihat saja bagaimana, belum ada keputusan,"  ujar Cak Imin.

Lebih dari itu, ia juga tidak mengelak PKB bersaing dengan Golkar yang terus mendorong Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjadi cawapres. Akan tetapi, ia menyebut persaingan perebutan kursi cawapres sejauh ini dilakukan dengan kondusif dengan saling mendukung satu sama lain.

"Pokoknya, prinsipnya sangat panjang waktu untuk mendiskusikan dan mempertimbangkan nama yang ada," ujarnya.

Cawapres Prabowo

Bukan hanya Jokowi yang sudah mengerucutkan calon wakilnya. Rival politik Jokowi juga disebut sudah menyaring nama-nama yang selama ini santer disodorkan untuk jadi wakil dari calon presiden Gerindra, Prabowo Subianto. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyatakan kandidat cawapres Prabowo berasal dari dalam dan luar partai politik yang hendak berkoalisi.

Dari PKS, kandidat cawapres Prabowo tersisa dua nama, yakni mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Dari PAN, kandidat cawapres Prabowo ialah sang ketua umum, Zullkifli Hasan. Sementara Demokrat menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X