Diprediksi Padat, Kapolri Imbau Masyarakat Tak Mudik di Tanggal Ini

- 6 Juni 2018, 05:21 WIB

JAKARTA, (PR).- Arus lalu lintas pada 8-10 Juni 2018 diperkirakan akan meningkat tajam. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk menghindari rencana mudik di akhir pekan tersebut.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, akhir pekan ini arus lalu lintas diprediksi akan padat. "Yang kami anggap rawan macet pada Jumat-Minggu kalau serempak pulang mudik. Jadi daripada macet di jalan, lebih baik ditunda mudiknya mulai 11 Juni. Hindari penumpukan di satu atau dua hari," ujarnya seperti dilansir laman Antara.

Selain menunda jadwal, Tito juga menyarankan para pemudik untuk menggunakan aplikasi yang menyediakan informasi terkait titik-titik rawan macet. Dengan begitu, mereka bisa menghindari titik tersebut selama perjalanan.

Secara teknis, Tito pun mengimbau pemudik untuk memeriksa kendaraan agar diyakini dalam kondisi prima sebelum perjalanan. "Cek kendaraan masing-masing, penuhi tangki BBM," ucapnya.

Di sisi lain, Tito optimistis arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini akan lebih lancar dan nyaman dibandingkan sebelumnya. Terlebih sejumlah ruas tol trans Jawa sudah bisa dipergunakan walaupun baru sebatas fungsional.

"Apalagi 13 Juni 2018 pembangunan Jembatan Kali Kutoo (tol Batang-Semarang) bisa selesai dan dilaluim jadi tambah lancar," tutur Tito.

Fasilitas kesehatan

Sementara itu Kementerian Kesehatan mengkalim sudah menyiapkan hampir 4.000 fasilitas kesehatan bagi pemudik tahun ini. "Total jumlah fasilitas kesehatan 3.910 yang terdiri dari 923 pos kesehatan, 2.231 puskesmas, 375 rumah sakit, 207 kantor kesehatan pelabuhan dan 174 Public Service Center (PSC) 119," ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek seperti dikutip laman Antara.

Nila mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 84 faskes dibandingkan tahun lalu. "Kalau terjadi masalah kesehatan darurat saat mudik, segera hubungi 119," ujarnya.

Halaman:

Editor: Handri Handriansyah


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X