Jika Terbukti Terkena Skimming, BRI Siap Ganti Dana Nasabah

- 27 Maret 2018, 12:16 WIB
NASABAH antre untuk mengurus kartu ATM yang telah diblokir di Kantor cabang BRI, Kota Bandung, Senin 26 Maret 2018. Kantor cabang BRI seluruh Indonesia memberikan layanan penggantian kartu ATM secara gratis kepada kurang lebih sejuta nasabah yang telah diblokir akibat adanya isu skimming beberapa waktu lalu.*

JAKARTA, (PR).- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI menyatakan akan mengganti kerugian dana nasabah yang hilang jika terbukti terkena skimming. Saat ini, bank BUMN tersebut berupaya melakukan penggantian kartu ATM nasbah yang terindikasi terkeda skimming.

"Pada prinsipnya, kalau terbukti terkena skimming, akan diganti," ujar Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto dalam pesan tertulisnya kepada Pikiran Rakyat di Jakarta, Selasa 27 Maret 2018.

Ketika ditanya kira-kira sudah ada berapa nasabah yang menjadi korban skimming dan berapa banyak penggantian yang sudah dilakukan BRI, Bambang Tribaroto tidak menjelaskan.

Sebelumnya, Bambang Tribaroto, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, BRI terus melakukan penggantian kartu ATM nasabah yang terindikasi terkena skimming. Para nasabah yang mendapatkan SMS dari Bank BRI dimohon agar segera mendatangi kantor cabang BRI terdekat untuk melakukan penggantian kartu tanpa dikenakan biaya apapun.  

Pemblokiran kartu dilakukan hanya pada kartu yang terindikasi terkena skimming sebagai tindakan preventif untuk melindungi dana nasabah.  

“Sejak Jumat kami sudah melayani pergantian kartu ATM dan pada akhir pecan, kami juga membuka layanan khusus terkait pergantian kartu,” ujarnya.  

BRI menonaktifkan sebagian kartu nasabah yang diduga pernah digunakan untuk bertransaksi di lokasi ATM yang diindikasikan terkena skimming

BRI akan mengutamakan pergantian kartu ATM secara gratis bagi nasabah yang mendapatkan pemberitahuan pemblokiran kartu melalui SMS blast atau SMS notifikasi. 

Sebelumnya, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengatakan, nasabah harus waspada jika di mesin ATM ada sesuatu yang mencurigakan. "Jika ada perangkat tambahan dan ada sesuatu yang berbeda dengan mesin ATM lain," kata Indra di Bandung, Sabtu 24 Maret 2018 lalu. 

Halaman:

Editor: Satrio Widianto


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X