Kenapa Pencuri Ayam Dihukum Lebih Lama daripada Maling Uang Rakyat? Novel Baswedan Ungkap Pandangannya

- 1 November 2021, 15:03 WIB
Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan.
Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan. /Antara/Dhemas Reviyanto

Baca Juga: Gelar Pesta Halloween, Dua Kafe di Kuningan Jakarta Selatan Digerebek Polisi

Menurutnya, kala disandingkan dengan perkara maling uang rakyat, maka menjadi permasalahan sosial.

Dikatakan oleh mantan penyidik KPK tersebut, perkara tindak pidana maling uang rakyat memiliki beberapa jenis kejahatan.

“Contoh, perbuatan memberi suap, itu ancaman maksimalnya 5 tahun, kalau menerima (suap) itu ada yang 5 tahun, ada yang ancamannya lebih berat, bisa seumur hidup, atau 20 tahun,” ucapnya menerangkan.

Selain itu, dia mengatakan bahwa, ketika pembuktiannya jelas, maka menurutnya semestinya hukuman yang didapat lebih berat.

Pasalnya, pelaku maling uang rakyat menurutnya bukan sekadar mengambil uang yang bukan haknya, tapi juga telah berkhianat dengan sumpah yang telah diucapkan.***

Halaman:

Editor: Irwan Suherman

Sumber: YouTube Novel Baswedan

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network