Jumat, 5 Juni 2020

Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Pesawat Diperkirakan Naik 4 Persen

- 19 Desember 2017, 14:14 WIB

YOGYAKARTA, (PR).-  Pada libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta diprediksi mencapai 24.000 orang atau naik sekitar  4 persen dibanding tahun lalu. Kepadatan penumpang sudah mulai tampak sejak Minggu, 17 Desember 2017 malam yang mencapai 23.800 penumpang. Sedangkan di hari-hari biasa 21.000 penumpang. Puncak penumpang diperkirakan 20 Desember 2017 dan 2 Januari 2018.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan, hingga saat ini sudah menerima pengajuan extra flight dari empat maskapai, yakni Lion Air tujuan Jakarta, Sriwijaya Air tujuan Makassar, AirAsia tujuan Jakarta dan NamAir tujuan Lampung dan Pontianak.

"Sementara ada lima tambahan penerbangan dari empat maskapai. Kami masih terbuka bagi maskapai yang ingin mengajukan extra flight, karena jam operasional kami juga sudah ditambah hingga pukul 24.00," katanya kepada wartawan, Selasa, 19 Desember 2017.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang, Angkasa Pura I juga menyiapkan posko terpadu. Posko tersebut akan beroperasi 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018. Jika ada perpanjangan akan menunggu instruksi dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

“Kami bekerja sama dengan instansi terkait salah satunya lanud Adisutjipto. Hal ini kami lakukan agar para penumpang udara merasa nyaman dan aman melakukan perjalanan lewat bandara, termasuk pencegahan kriminalitas pasca liburan,” tuturnya.

Agus Pandu menuturkan, untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di ruang tunggu, pengelola akan tetap memprioritaskan bagi calon penumpang yang akan terbang. Sedangkan yang jadwal penerbangannya masih lama, dipersilakan menunggu di luar.

Penerbangan militer libur

Sementara itu,  Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga memastikan, aktivitas penerbangan militer mulai 22 Desember 2017 hingga awal Januari 2018 diliburkan. Siswa Sekolah Penerbang dan lainnya akan libur untuk Natal dan tahun baru. 

"Penerbangan militer terakhir terbang 22 Desember. Adik-adik dari Sekolah Penerbang dan sebagainya akan libur untuk Natal dan Tahun Baru. Hal ini diharapkan dapat mendukung arus penerbangan di Yogyakarta, tanpa harus berbagi dengan kegiatan militer," ucapnya.

Ia mengatakan didirikannya posko liburan natal dan tahun baru ini untuk memberikan layanan kepada pengguna jasa angkutan udara di Bandara Adisutjipto. Sekaligus memberikan informasi traffic penumpang dan maskapai yang terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru.

Halaman:

Editor: Wilujeng Kharisma


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X