Rabu, 3 Juni 2020

Marsekal Hadi Tjahjanto Lolos Tes Panglima TNI

- 6 Desember 2017, 12:42 WIB

JAKARTA, (PR).-  Setelah menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I DPR,  Marsekal Hadi Tjahjanto dinyatakan lolos sebagai calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Setelah melaksanakan proses uji kepatutan dan kelayakan, Komisi I DPR memberikan persetujuan terhadap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI," ujar Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Alamsyahri, usai memimpin rapat Kosmisi I DPR, di DPR RI Rabu 6 Desember 2017.

Marsekal Hadi Tjahjanto datang ke DPR untuk menjalani fit and proper test diantar langsung  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf Angkat Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkat Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.

Fit and proper test berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 16.30 WIB.  Semula, uji kelayakan diawali penyampai visi dan misnya Hadi dan dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab oleh anggota Komisi I. Saat penyampaian visi misi dilakukan secara terbuka dan rapat tersebut tertutup saat tanya jawab.

Menurut Kharis, persetujuan Komisi I DPR itu akan segera dibawa ke sidang paripurna untuk disepakati sebagai keputusan DPR, dan kemudian akan dilakukan pelantikan.

"Komisi I juga menyetujui memberhentikan dengan hormat Jenderal Gatot. Kita harapkan, capai-capaian positif beliau (Jenderal Gatot) dilanjutkan calon panglima berikutnya," kata Kharis.

Surat presiden soal pemberhentian Jenderal Gatot dengan hormat sudah dibacakan di sidang paripurna pada Selasa (5 Desember 2017) lalu. Surat tersebut, diantar langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sekaligus surat penunjukan Marsekal Hadi.

Siap dipimpin

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, kehadirannya bersama KSAD dan KSAL menunjukkan bahwa para senior siap dipimpin Hadi apabila itu disetujui DPR sebagai Panglima TNI.

“Saya bersama Pak KSAD dan Pak KSAL mengantarkan Pak Hadi sebagai wujud para senior secara akademik tiga tahun,” kata Jenderal Gatot Nurmantyo menjelang uji kepatutan dan kelayakan Hadi.

Halaman:

Editor: Sjafri Ali


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X