Relawan PON di Papua Diperkosa Tukang Ojek, Tepat di Hari Penutupan Laga

- 27 Oktober 2021, 19:20 WIB
Ilustrasi pelecehan anak.
Ilustrasi pelecehan anak. /Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Seorang relawan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua diperkosa oleh seorang tukang ojek. Pelaku saat itu memerkosa korban dalam kondisi mabuk.

Kapolsek Sentani Timur Iptu Jetny L. Sohilait menyebut kasus itu terungkap setelah korban berinisial MD (25) melapor ke polisi pada 15 Oktober 2021 lalu.

Ironisnya pemerkosaan itu dilakukan pelaku pada saat penutupan acara PON yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Pemerkosaan itu bermula kala korban yang bekerja sebagai relawan PON XX di didang konsumsi. Setelah bekerja pukul 23.00 WIT, korban yang hendak pulang menumpangi kedua temannya yang sedang menggunakan sepeda motor," kata Jetny dalam keterangannya, Rabu, 27 Oktober 2021.

Baca Juga: Harumkan Jawa Barat, Sejumlah Atlet Ciamis Terima Kadeudeuh Pemkab atas Prestasi di PON Papua

Dalam perjalanan pulang itu korban bertemu mantan suaminya dan dipaksa untuk diantarkan pulang.

Namun korban menolak hingga mantan suaminya tersebut memukul korban dan pergi meninggalkan korban. Sementara itu rekannya sudah sudah lebih dulu meninggalkan korban.

Kemudian, datang pelaku yang merupakan sopir ojek dan mengajak korban untuk diantar pulang.

"Dalam perjalanan, pelaku tidak mengantarkan korban ke rumah melainkan mengarahkan ke mata jalan Dapur Papua lalu pelaku langsung membelokkan motornya melewati jalan alternatif Dapur Papua. Sesampainya di jalan alternatif Kampung Nolokla, muncul niat pelaku," ucapnya.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X