Jumat, 24 Januari 2020

Pembentukan Densus Antikorupsi Ditunda

- 24 Oktober 2017, 07:29 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Istana Kepresidenan, Selasa, 23 Oktober 2017.*

Terlalu cepat

Dia menilai, usulan pembentukan densus itu terlalu cepat. Usulan itu muncul pertama kali dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI dan langsung dilempar ke publik. "Padahal, seharusnya dilaksanakan pendalaman dan pengkajian lebih jauh lagi di Menkopolhukam," katanya. 

Wiranto menambahkan, pada dasarnya usulan itu berangkat dari satu niat baik kepolisian. Berangkat dari satu pemikiran bahwa korupsi dari berbagai lembaga masih juga terlihat marak. Dengan demikian, perlu ada langkah khusus dari kepolisian dengan mengusulkan pembentukan Densus Tipikor. 

"Tapi, dalam pelaksanaannya memang masih perlu suatu kajian-kajian yang lebih jauh lagi," katanya. 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo, saat ditanyai awak media terkait hasil rapat intern, enggan menjawab banyak. Dia hanya merekomendasikan kepada awak media agar bertanya langsung kepada Tito Karnavian. 

Saat ditanya mengenai masukan KPK dalam rapat, Agus mengatakan, memberikan masukan tentang koordinasi. Menurutnya, koordinasi mudah diucapkan namun susah untuk dijalani. Terlebih  bila koordinasi itu melibatkan banyak lembaga. 

"Kami memberi contoh lembaga yang begitu banyak, koordinasinya masih sulit. Jadi, itu yang kemudian kami sampaikan. Tapi, kelihatannya nanti biar Pak Kapolri yang memberikan pernyataan," katanya. 

Menurut Wiranto, rapat intern pembahasan densus dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain Wiranto dan Tito Karnavian, hadir juga pimpinan KPK.

Halaman:

Editor: Muhammad Ashari

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X