Kecelakaan Bus Transjakarta, Polisi Gunakan Traffic Accident Analys Ungkap Penyebabnya

- 25 Oktober 2021, 14:50 WIB
Pesepeda dan Bus TransJakarta memasuki kawasan rendah emisi Kota Tua di Jakarta, Rabu (10/2/2021). Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi membatasi moda transportasi yang melintas di kawasan wisata Kota Tua seiring diterapkanya kebijakan kawasan rendah emisi atau "low emission zone (LEZ)" sejak 8 Februari 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Pesepeda dan Bus TransJakarta memasuki kawasan rendah emisi Kota Tua di Jakarta, Rabu (10/2/2021). Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi membatasi moda transportasi yang melintas di kawasan wisata Kota Tua seiring diterapkanya kebijakan kawasan rendah emisi atau "low emission zone (LEZ)" sejak 8 Februari 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww. /Antara Foto/Aprillio Akbar

PIKIRAN RAKYAT - Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap peristiwa kecelakaan yang melibatkan dua bus Transjakarta di Jakarta Timur. 

Salah satu upaya yang dilakukan polisi dalam mengungkap kecelakaan tersebut yakni dengan menggunakan metode ilmiah yakni Traffic Accident Analys (TAA).

"Kami sudah koordinasi kemungkinan besok akan dilakukan TAA," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Senin, 25 Oktober 2021. 

Petugas kata Sambodo, juga akan memeriksa sejumlah CCTV baik yang ada di dalam bus maupun di sekitar terjadinya kecelakaan

Baca Juga: Antonio Conte Siap Gantikan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United

Adapun untuk saksi, sejauh ini petugas belum bisa meminta keterangan lantaran masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Saksi masih kami data kan ada saksi kunci masih dirawat saat ini belum bisa kami tanyai masih baru kejadian jadi ini baru kami datangkan korban," tuturnya.

Lebih jauh Sambodo mengungkapkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan memeriksa pihak Transjakarta jika ditemukan indikasi vehicle error atau human error.

Baca Juga: Batu Korsi Peninggalan Kerajaan Kendan Abad ke 6, Potensi Desa Wisata Citaman Nagreg

"Iya nanti pihak manajemen Transjakarta kami periksa kami lihat apakah rem blong kami tanya kok bisa rem blong apa gak dirawat," ucapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network