Sekjen PBNU Merasa Tak Pas dengan Pernyataan Gus Yaqut, Kurang Bijaksana dalam Kenegarawanan

- 24 Oktober 2021, 20:20 WIB
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Ahmad Helmy Faishal Zaini.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Ahmad Helmy Faishal Zaini. /NU Online


PIKIRAN RAKYAT - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengungkapkan secara pribadi tak pas dengan pernyataan kontroversial dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut yang menyebut Kemenag adalah hadiah negara untuk NU, bukan umat Islam secara keseluruhan.

Di sisi lain, Helmy Faishal berkata pernyataan Gus Yaqut itu haknya sendiri.

"Dengan segala hormat & kerendahan hati, tentang pernyataan Pak Menteri Agama tentu itu hak beliau," kata Hemy Faishal dalam keterangan tertulis, Minggu, 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Ketua MUI Angkat Bicara Usai Gus Yaqut Bilang Kemenag adalah Hadiah untuk NU, Tegaskan Urusi Semua Agama

Namun, Helmy berpendapat komentar Gus Yaqut tersebut kurang bijaksana dalam perspektif spirit kenegawanan.

"Meski saya pribadi dapat menyatakan bahwa komentar tersebut tidak pas dan kurang bijaksana dalam perspektif membangun spirit kenegarawanan," ujarnya.

Dia mengingatkan pada dasarnya semua elemen sejarah bangsa ini punya peran strategis dalam pendirian NKRI, melahirkan Pancasila, UUD 1945 dalam keanekaragaman suku, ras, agama, golongan dan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga: Sekjen PBNU Klarifikasi Pernyataan Gus Yaqut, Singgung NU Tak Boleh Semena-mena Berkuasa

Lebih lanjut, Helmy Faishal menegaskan bahwa Kemenag adalah hadiah negara untuk semua agama bukan hanya NU atau hanya umat Islam.

"Pertama adalah bahwa Kemenag hadiah negara untuk semua agama, bukan hanya untuk NU atau hanya untuk umat Islam," kata dia.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X