PCR Syarat Wajib Penumpang Pesawat, Anggota DPR: Makin Susut Covid-19, kok Aturannya Makin Ribet?

- 24 Oktober 2021, 13:16 WIB
Ilustrasi tes PCR untuk tes Covid-19.
Ilustrasi tes PCR untuk tes Covid-19. /ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

Sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman DPR, pemerintah mengeluarkan aturan baru melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 yang menyebutkan kewajiban tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi penumpang perjalanan antar wilayah dengan pesawat udara.

Satuan Tugas Covid-19 menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan surat keterangan negatif tes PCR.

Baca Juga: Pakar Wabah UI ke Satgas IDI: Tidak Logis Wajib PCR Jadi Syarat Naik Pesawat

"Menggunakan hasil tes PCR tentunya memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada rapid tes antigen," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers Pengaturan Perjalanan Dalam Negeri Seiring Pelandaian Covid-19 yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, surat keterangan hasil negatif tes PCR itu yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam.

Wiku mengemukakan, pengetatan metode pengujian menjadi tes PCR itu karena saat ini sudah tidak diterapkannya pembatas jarak antar tempat duduk (seat distancing) dengan kapasitas penuh.

Wiku mengatakan, penerapan itu sebagai bagian dari uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali.***

Halaman:

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network