PCR jadi Syarat Penerbangan, Golkar: Mencegah Klaster Lebih Baik, Mengobati itu Lebih Ribet

- 22 Oktober 2021, 16:35 WIB
Sejumlah calon penumpang berjalan menuju konter validasi dokumen kesehatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menyusul aturan wajib tunjukan tes PCR negarif dan bukti vaksinasi meski kasus Covid-19 melandai
Sejumlah calon penumpang berjalan menuju konter validasi dokumen kesehatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menyusul aturan wajib tunjukan tes PCR negarif dan bukti vaksinasi meski kasus Covid-19 melandai / Antara Foto/Fauzan

PIKIRAN RAKYAT - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Salah satu aturan terbaru adalah mewajibkan tes PCR bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali yang menggunakan moda transportasi udara.

Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar mengatakan keputusan tersebut bukan mempersulit.

Menurutnya dalam melakukan perjalanan jarak jauh syarat tes PCR diperlukan guna mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 22 Oktober 2021: Denis Bongkar Masa Lalu Keluarga Hartawan, Al Kaget Orangtuanya Mafia?

"Dengan konteks itu kami bisa memahami apa yang menjadi keputusan Inmendagri ini karena dengan adanya PCR itu lebih memungkinkan kita untuk mencegah agar orang-orang yang berpotensi menularkan itu tidak kemudian ada pada aktivitas publik," ujarnya di DPP Partai Golkar, Jumat, 22 Oktober 2021.

Menurutnya dalam mengantisipasi pandemi lebih baik pemerintah melakukan pencegahan dibandingkan untuk mengobati usai terpapar.

"Lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik mencegah ada potensi munculnya klaster daripada baru diobati, itu lebih ribet," tuturnya.

Dalam kesempatan itu Melki juga mengingatkan, bahwa potensi gelombang ketiga Covid-19 sangat memungkinkan terjadi di Indonesia. Apalagi tidak dilakukan sistem pencegahan untuk mengantisipasi.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X