Tidak Cukup Minta Maaf, Malaysia Harus Investigasi Tragedi Bendera Indonesia Terbalik

- 21 Agustus 2017, 07:58 WIB

JAKARTA, (PR).- Terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games Malaysia 2017 mengundang beragam respons dari publik tanah air. Mayoritas menganggap hal itu adalah keteledoran yang fatal. Menyikapi ini, Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari meminta Malaysia segera melaksanakan investigasi mendalam.

"Malaysia juga harus menyampaikan ke publik siapa dan mengapa sampai terjadi kesalahan fatal di ajang internasional yang sudah berkali-kali kita lakukan bersama,” kata Kharis di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.

Menurut Kharis, investigasi lebih penting ketimbang hanya sekadar permintaan maaf saja. Meskipun tak dimungkiri pemerintah Indonesia masih menunggu permintaan maaf dari pemerintah Malaysia.

"Menpora Malaysia juga sudah minta maaf, tapi semua harus dibuka ke publik agar hal ini jelas kesengajaan atau bukan,” ucapnya.

Penjelasan di sejumlah media Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu), sebagai mitra kerja Komisi 1 DPR RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah melayangkan nota diplomatik kepada pihak Malaysia mengenai hal ini. Dia juga menyebut Pemerintah, DPR dan masyarakat amat kecewa dengan kejadian ini.

"Kok bisanya itu terjadi, kita penting tahu agar clear dan saya juga minta semua yang salah ditarik dan perbaiki," ucapnya.

Namun Kharis juga meminta masyarakat jangan bereaksi berlebihan dalam menyikapinya. Dia berharap masyarakat tetap tenang. Selain itu masyarakat juga hendaknya menunggu langkah serius Malaysia untuk menuntaskan masalah ini.

"Agar kita juga menyikapinya dengan tenang dan tetap fokus mendukung kesuksesan timnas Indonesia di SEA Games. Kita percayakan langkah diplomasinya kepada Menlu Retno Marsudi untuk menindaklanjuti pembicaraannya dengan Menlu Malaysia serta kita tunggu jawaban nota diplomatik yang sudah dikirim oleh KBRI Kuala Lumpur,” ucapnya.***

Editor: Muhammad Irfan


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X