Luhut Pandjaitan: Kemungkinan Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi pada Natal dan Tahun Baru

- 18 Oktober 2021, 21:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. /Antara Foto/Reno Esnir

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat tetap berhati-hati meski tren kasus Covid-19 sudah menurun drastis jika dibandingkan saat lonjakan gelombang kedua pada bulan Juni-Juli 2021.

Luhut Pandjaitan yang juga menjabat sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali itu mengatakan, saat ini kasus aktif secara nasional jumlahnya sekira 18 ribu. Kasus aktif di Jawa-Bali, sementara itu, jumlahnya sekira 7 ribu.

Jumlah kasus aktif itu sangat jauh berbeda jika dibandingkan pada bulan Juni-Juli 2021 lalu di mana kasus aktif tertinggi pernah mencapai 570 ribu pada 15 Juli 2021.

Luhut Pandjaitan juga mengungkapkan tren kematian akibat Covid-19 yang terus menurun saat ini.

Baca Juga: Pukulan 'Aneh' Anthony Ginting Dipuji Dunia, Pemain China Sampai Tak Berdaya

"Pada 17 Oktober 2021, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali mencatat 0 kematian dan provinsi lain di Jawa dan Bali hanya mencatat kurang dari 5 kematian per hari," tutur Luhut Pandjaitan dikutip Pikiran-rakyat.com dari Antara pada 18 Oktober 2021.

Meski begitu, bukan berarti masyarakat bisa bebas sepenuhnya saat ini. Luhut Pandjaitan mengingatkan gelombang ketiga Covid-19 masih amat mungkin terjadi.

"Kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru yang akan datang. Kita harus tetap berhati-hati," tutur Luhut Pandjaitan.

Baca Juga: Indonesia Juara Thomas Cup, Fadli Zon: Sebaiknya Pencapaian Prestasi Tak Usah Dikaitkan Klaim Politik

Teranyar, pemerintah kembali memperpanjang PPKM hingga 1 November 2021.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X