Kamis, 12 Desember 2019

Menkopolhukam Klaim Harga dan Keamanan Selama Idulfitri Stabil dan Terkendali

- 3 Juli 2017, 09:37 WIB

JAKARTA, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan atau Menkopolhukam Wiranto mengatakan pergerakan harga selama Idulfitri 1438 H cenderung stabil dan jumlah kecelakaan selama arus mudik menurun. Dia memuji kementerian/lembaga terkait yang telah berupaya mengamankan suasana Idulfitri.

Menurut Wiranto, stabilnya harga sembako selama puasa dan lebaran tidak terjadi begitu saja. Keadaan ini merupakan buah dari kerja keras. Bagi kementerian/lembaga terkait, katanya, membuat harga sembako stabil tidak terlepas dari operasi-operasi yang dilakukan, baik operasi penimbunan, operasi pasar, dan operasi penyediaan bahan baku di semua daerah.

"Itu kita memberikan apresiasi ya kepada kementerian/lembaga terkait yang sudah melaksanakan itu dengan baik," katanya di Istana Kepresidenan, Senin, 3 Juli 2017.

Selain itu, dia juga mengapresiasi turunnya jumlah kecelakaan selama arus mudik lebaran. Menurut dia, pada tahun lalu, angka kecelakaan selama arus mudik berkisar 300 kasus. Pada tahun ini, jumlahnya berkurang sekitar 42 persen dari kasus kecelakaan yang ada pada tahun lalu.

"Angka tepatnya sekarang masih dihitung-hitung. Tapi, kira-kira jumlahnya seratus lebih kasus," kata dia.

Menurut Wiranto, pada satu sisi masih disesalkan adanya kecelakaan pada arus mudik tahun ini. Kecelakaan yang terjadi dikatakannya bukan sesuatu hal yang mesti terjadi. Akan tetapi, pada sisi lain, acungan jempol harus diberikan kepada aparat keamanan yang sudah ikut mengatur lalu lintas selama arus mudik sehingga kecelakaan fatal tidak terjadi.

Wiranto mengatakan, perencanaan keamanan arus mudik pada tahun ini dilaksanakan secara konsisten dengan harapan waktu yang tepat. Kemudian, pengerahan pasukan anggota satuan penanganan mudik lebaran di jalanan yang cukup besar jumlahnya ternyata bisa mengatur lalu lintas dengan baik. "Tolok ukurnya, bagi saya, bahwa korban mudik lebaran dari waktu ke waktu terus turun," ujar dia.

Selama suasana Idulfitri 1438 H, tercatat ada dua serangan terhadap aparat kepolisian oleh terduga teroris. Serangan pertama terjadi di Mako Polda Sumatera Utara yang mengakibatkan satu anggota polisi tewas karena luka tikam, Minggu, 25 Juni 2017. Sementara serangan kedua terjadi di Masjid Falatehan, Blok M, Jakarta, yang mengakibatkan dua anggota polisi terkena luka tikam, Jumat malam, 30 Juni 2017.

Wiranto mengatakan, mendapatkan laporan bahwa selama Idulfitri 1438 H situasi relatif aman dari aksi terorisme. Antisipasi terorisme dikatakannya terkendali cukup baik.


Halaman:

Editor: Muhammad Ashari

Tags

Komentar

Terkini

X