BUMN Diberi Waktu 1 Sampai 2 Tahun untuk Lakukan Perubahan, Jokowi: Saya Ingin Daya Saing Kita Naik Level

- 17 Oktober 2021, 19:22 WIB
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi). /BPMI Setpres

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo memberikan arahan tegas terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan perubahan, bahkan dirinya sempat menyebut tak akan lagi menyelamatkan BUMN yang sakit.

Presiden Jokowi juga memberikan waktu 1 sampai 2 tahun bagi BUMN untuk melakukan perubahan fundamental, sehingga meningkatkan daya saing.

“Saya ingin melihat betul-betul dalam waktu setahun dua tahun ada sebuah perubahan-perubahan yang fundamental yang menyebabkan daya saing kita bisa naik levelnya,” kata Jokowi, dalam tayangan di kanal Youtube Sekretariat Presiden yang diunggah pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

Baca Juga: Ayah Baim Wong Beri Komentar 'Pedas' Soal Kasus Kakek Suhud: Nasibmu lah...

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi, saat memberikan arahan kepada para Direktur Utama BUMN di Hotel Meruorah Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 14 Oktober 2021.

“Tadi saya senang Pelindo 1 Pelindo 2, Pelindo 3, Pelindo 4 sudah gabung jadi PT Pelabuhan Indonesia. Kita harapkan nanti akan bisa memperbaiki biaya logistik kita, bisa memperbaiki konektivitas antarpulau yang kita miliki, ada 11 ribu pulau sehingga pelayanan pada masyarakat di seluruh pulau lebih baik,” tutur Presiden.

Akan tetapi, Presiden Jokowi menuturkan bahwa hal yang paling penting dari penggabungan tersebut adalah terbentuknya kekuatan besar.

Baca Juga: Stafsus Menteri BUMN Jawab Tudingan Ada Utang Tersembunyi dari China dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

“Dan kalau 'berpartner' dengan perusahaan luar yang memiliki networking, jaringan kuat ke seluruh negara akan jadi kekuatan besar,” ujar Jokowi.

Halaman:

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden, ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X