Polisi Dinilai Kerap Lakukan Kekerasan pada Demonstran, Pakar Hukum: Penjaga Keamanan Harusnya Bijak

- 14 Oktober 2021, 16:43 WIB
Viral di Twitter polisi membanting seorang mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang. Kepada publik, polisi secara resmi mengatakan gerakan tersebut dilakukan secara refleks saat membanting seorang mahasiswa yang tampak dalam video sudah dalam posisi dipiting.
Viral di Twitter polisi membanting seorang mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang. Kepada publik, polisi secara resmi mengatakan gerakan tersebut dilakukan secara refleks saat membanting seorang mahasiswa yang tampak dalam video sudah dalam posisi dipiting. //Tangkap layar Twitter.com/@AksiLangsung

PIKIRAN RAKYAT - Pakar tata hukum negara, Refly Harun menyoroti aksi oknum polisi yang membanting mahasiswa hingga kejang-kejang.

Meski berakhir dengan permintaan maaf, Refly Harun menilai hal tersebut tidak cukup.

Refly Harun menyebutkan harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

diBaca Juga: Baim Wong Dinilai Kasar dan Tak Manusiawi pada Kakek Suhud, Dedi Mulyadi: Dia Memberikan Pembelajaran

“Permohonan maaf saja tidak cukup, tetap saja harus diberikan sanksi tegas, krena kejadian ini berulang-ulang terjadi saat mengamankan demonstrasi,” kata Refly Harun seperti dikutip dari kanal Youtube pribadinya, Kamis 14 Oktober 2021.

Refly pun menyoroti tindakan aparat sekarang yang kerap menggunakan kekerasan saat menghadapi aksi demonstrasi.

“Tapi dalam setiap demokrasi selalu saja ada hadangan petugas yang menyebabkan kericuhan,” katanya.

Baca Juga: Febri Diansyah Sentil Buzzer Soal Drama Penderitaan Jualan Nasi Goreng: yang Melas Jabatan Mana Paham

Padahal, aksi demo merupakan hal yang wajar terjadi di dalam sistem demokrasi dan telah diatur dalam konstitusi.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X