Ambil Alih Sejumlah Perusahaan Asing, Jokowi: Jangan Jadi Tukang Gali dan Tukang Tangkap Ikan

- 14 Oktober 2021, 07:50 WIB
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi). /BPMI Setpres

PIKIRAN RAKYAT – Hadiri Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Presiden Jokowi paparkan sejumlah isu yang menjadi perhatian.

Salah satu yang menjadi perhatian Jokowi, yaitu terkait masalah pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA).

Ia menyayangkan adanya booming kayu lantaran Indonesia hanya menghasilkan kayu gelondongan, tetapi tidak memiliki industri perkayuan atau industri permebelan, sehingga kehilangan kesempatan.

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan bahwa pelaku usaha harus menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi yang mengkombinasikan antara pemanfaatan kekayaan alam dengan kearifan teknologi yang melestarikan.

Baca Juga: Banting Mahasiswa Itu Police Brutality, Fadli Zon: Masih Ada yang Menganggap Demonstran Itu Musuh Negara

"Industri kehutanan, perkebunan juga bisa kita lakukan tapi dilakukan dengan menjamin keberlanjutan dan menjaga kekayaan hayati kita," ucapnya.

Selain itu, Jokowi meminta pemanfaatan SDA di Tanah Air tidak hanya sebatas menjadi tukang gali dan tukang tangkap ikan.

"Kalau tambang, ya kita jangan jadi tukang gali saja. Anugerah yang diberikan Allah ke kita betul-betul luar biasa besarnya tapi kalau hanya tukang gali," katanya.

Baca Juga: Masih Aktif Bagi yang Belum Klaim Kode Redeem FF 14 Oktober 2021, Segera Tukar!

Menurutnya, penambangan bisa dilakukan secara terukur, terkendali dan dijamin pengelolaannya pasca penambangan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X