Kata Kemnaker Soal Pegawai Swalayan Curhat Kena Potong Gaji: Hoaks dan Tak Dapat Dipertanggungjawabkan

- 12 Oktober 2021, 08:45 WIB
Kemnaker menyebut curhat pegawai yang terkena potongan gaji di media sosial dan menyebutkan hal tersebut sebagai isu hoaks
Kemnaker menyebut curhat pegawai yang terkena potongan gaji di media sosial dan menyebutkan hal tersebut sebagai isu hoaks /Instagram.com/@kemnaker

"Karena memang jari-jarimu kini bisa menjadi harimaumu," kata Indah menjelaskan kembali.

Baca Juga: Viral Bayi Berlumur Darah Menangis di Samping Mayat Kedua Orangtuanya yang Ditembak Mati di Brasil

Sontak klarifikasi dari pihak Kemnaker tersebut langsung dikomentari banyak pihak.

Tak sedikit netizen yang membela Lisa dan beranggapan kalau ia memang benar mengalami pemotongan gaji dan diskriminasi dari pihak JS Swalayan.

"Ini real loh, ngga hoax. Buktinya ada permintaan maaf dari YBS waktu itu karena diancam UU ITE oleh pemilik minimarketnya.Kok bisa dibilang hoax. Jangan2 setiap kasus yang akhirnya selesai dengan maaf, tetap dibilang hoax," ujar akun @gusti_irsanprmn.

"Tanyakan pada pihak yang bersangkutan yaitu pihak pekerja. Jangan tanya sama pihak perusahaan pasti dia membela perusahaan tersebut. Pihak Kemnaker jangan asal cuman menerima penjelasan dari pihak perusahaan saja," tutur akun @forman_gulo.

Baca Juga: Saling Balas Tagar, Polisi Lawan #PercumaLaporPolisi dengan #PolriSesuaiProsedur

"Kalo hoax, kok tempo hari ada postingan permintaan maaf yang bersangkutan," tutur netizen bernama @fajararifnurdiansyah.

Postingan pegawai curhat kena potong gaji tersebut diketahui terjadi pada toko swalayan yang ada di daerah Pringsewu Barat, Pringsewu Lampung.

Lisa Amelia selaku pihak yang melakukan curhat sempat membuat video permintaan maaf karena telah menyebarkan isu viral tersebut.***

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network