Temuan Rekening Senilai Rp120 Triliun Milik Sindikat Narkoba, PPATK: di Penjara, Uangnya Tetap Ada

- 7 Oktober 2021, 08:50 WIB
Ilustrasi uang.
Ilustrasi uang. /Reuters/Willy Kurniawan

PIKIRAN RAKYAT – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae menegaskan bahwa temuan rekening senilai Rp120 triliun milik sindikat narkoba menunjukkan upaya pemberantasan peredaran barang terlarang (narkoba) yang harus diikuti dengan memiskinkan para bandar.

Menurutnya, jika para pelaku tindak pidana peredaran narkoba hanya dipenjara tapi masih memiliki uang, maka upaya yang dilakukan akan terasa sia-sia atau tidak maksimal dalam memberikan efek jera.

“Kalau misalnya penjahatnya hanya dimasukkan ke penjara, tetapi uangnya tetap ada bahkan dikendalikan, sangat mungkin (bandar) ini masih berpengaruh,” ujar dia pula.

Dian Ediana Rae menegaskan bahwa jika pemberantasan narkoba hanya sebatas pemidanaan para pelaku dan tidak menyasar uang milik bandar, maka industri narkoba akan tetap tumbuh.

Baca Juga: Narkoba Ditemukan dalam Tulang Ayam, Modus Penyelundupan Baru dan Unik

“Upaya untuk mengejar penjahat narkoba harus disertai dengan mengejar uangnya penjahat narkoba,” kata Dian Ediana Rae.

Oleh karena itu, Kepala PPATK mengajak seluruh pihak, termasuk lembaganya, aparat penegak hukum, pengadilan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang membawahi lembaga pemasyarakatan untuk bekerja sama memberantas narkoba sampai tuntas.

Dian Ediana Rae mengatakan bahwa bisnis narkoba kerap menggunakan berbagai cara untuk menyembunyikan uangnya dari pantauan otoritas terkait.

Praktik-praktik pencucian uang yang dilakukan oleh sindikat narkoba pun dinamis atau terus berubah dan berkembang setiap waktu.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X