Refly Harun Tak Menyangka Relawan 'Telanjangi' Anies Baswedan karena sang Gubernur Undang Felix Siauw

- 30 September 2021, 19:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies Baswedan dalam sorotan, terutama soal rencana gelaran Formula E.  Jika Formula E dikritik habis-habisan oleh oposisi PDIP dan PSI, kali ini yang
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies Baswedan dalam sorotan, terutama soal rencana gelaran Formula E. Jika Formula E dikritik habis-habisan oleh oposisi PDIP dan PSI, kali ini yang /

PIKIRAN RAKYAT - Kebijakan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dalam sorotan, terutama soal rencana gelaran Formula E.

Jika Formula E dikritik habis-habisan oleh oposisi PDIP dan PSI, kali ini yang "menelanjangi" Anies Baswedan adalah relawannya sendiri, Geisz Chalifah.

Geisz Chalifah membuka habis sisi lain dari Anies Baswedan yang tak banyak diketahui publik di hadapan Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Dilihat dari kanal YouTube Refly Harun pada Rabu, 30 September 2021, Geisz Chalifah mengatakan jika kelebihan Anies Baswedan adalah secara etik bernegara.

Baca Juga: Pemotor Terlindas Truk di Jalur Cepat Soekarno Hatta Bandung, Warga Ungkap Kronologinya

Kata dia menjelaskan, Anies Baswedan merupakan pemimpin yang baik, demokratis, dan berani mengambil keputusan serta berani bertanggung jawab.

"Misalnya yang krusial apa?" kata Refly Harun bertanya pada Geisz Chalifah.

Geisz Chalifah menjawab dengan contoh kasus, di mana saat itu anak buah Anies Baswedan mengungdang Felix Siauw.

Baca Juga: Sukses Wariskan Brand Warkop DKI, Indro Sebut Anak Dono Rasakan Dampak Baik: Usaha Gue Cuma Sepele

Ketika itu Anies Baswedan bertanya siapa yang mengundang Felix. Dikhawatirkan akan dibatalkan, justru disuruh untuk melanjutkan.

"Felix Siauw diundang, bukan dia yang ambil keputusan. Menanggung risiko apa yang dilakukan anak buahnya," jelas Geisz Chalifah.

"Banyak sih ya, tapi yang waktu itu Felix Siauw diundang di balai kota, dia katakan sudah diundang? Sudah. Jalanin," kata Geisz Chalifah menceritakan momen bersama Anies Baswedan saat itu.

Baca Juga: Mama Sarah Akhirnya Bebas, Andin Menangis Haru, Ikatan Cinta 30 September 2021

Kata Geisz Chalifah, padahal saat itu sedang ramai-ramainya isu penolakan pada HTI.

"Dia bertanggung jawab itu. Dia berani dan dia tidak marahi (bawahannya)," kata Geisz Chalifah.

Selain itu, Geisz Chalifah mengungkap kelemahan dan kelebihan Anies Baswedan.

Jawaban mengejutkan bagi Refly adalah Geisz Chalifah mengatakan jika satu kelemahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah terlalu bersih.

Baca Juga: 65 Persen Siswa SMP di Ciamis Sudah Vaksinasi Covid-19, Target Capai Herd Immunity pada Desember 2021

Kata dia Anies dikatakan bersih lantaran dalam institusi sukarelawan, sukarelawan malah tidak mendapatkan apa-apa.

Apa yang dikatakan Geisz Chalifah malah membuat Refly Harun kaget sekaligus heran.

"Kenapa Anda bilang terlalu bersih?" kata Refly Harun bertanaya.

Geisz Chalifah lantas mengatakan jika Semua yang di samping Anies Baswedan miskin semua.

Dia mencontohkan, tim relawan pernah kekurangan Rp170 juta per bulan, akan tetapi tidak pernah didapatkan dari Anies Baswedan.

Padahan dengan jabatan gubernur berkekuatan Rp87 triliun, kebutuhan Rp170 juta itu seharusnya bisa diberikan pada relawan.

Akan tetapi, Anies Baswedan tidak melakukan itu. "Sebegini nyari duit Rp170 juta kagak dapat, padahal mengelola duit Rp 87 trilliun dana DKI, kita kagak bisa," beber Geisz Chalifah.***

Editor: Rizki Laelani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X