Selasa, 21 Januari 2020

Pasca Bom Bunuh Diri, WNI Diminta Jauhi Perbatasan Pakistan

- 14 November 2016, 03:02 WIB

JAKARTA, (PR).- Indonesia mengecam aksi teror bom bunuh diri di Pakistan, Sabtu, 12 November 2016. Kementerian Luar Negeri RI pun mengimbau WNI di Pakistan menghindari tempat-tempat berisiko. "Pemerintah Indonesia mengecam aksi teror yang mengakibatkan jatuhnya korban warga sipil yang sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarganya atas kejadian tersebut," tulis Kemenlu melalui rilis yang diterima PR, Senin, 14 November 2016. Pada telah terjadi aksi bom bunuh diri Provinsi Balochistan, Pakistan. Berdasarkan laporan media massa, serangan tersebut telah menewaskan sekitar 52 orang dan 100 lainnya luka-luka. Hingga siaran pers ini dikeluarkan KBRI Islamabad melaporkan tidak terdapat WNI yang menjadi korban dari serangan. KBRI Islamabad terus memantau perkembangan di lapangan dan melakukan komunikasi dengan otoritas keamanan setempat. Catat Kemenlu, ada 991 orang WNI di Pakistan, yaitu 734 orang di wilayah akreditasi KBRI Islamabad dan 257 orang di wilayah KJRI Karachi. WNI di Pakistan pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama bila berada di pusat keramaian dan daerah perbatasan Pakistan. WNI dianjurkan menghindari tempat-tempat yang dinilai mengandung resiko keamanan, serta tidak terlibat dalam kegiatan politik setempat. "Bagi WNI dan keluarganya di Indonesia yang memerlukan informasi, dapat menghubungi Hotline KBRI Islamabad +92 51 2832017 / +92 345 857 1989 dan Direktorat Perlindungan WNI BHI Kementerian Luar Negeri +62 812 9007 0027," demikian rilis Kemenlu.***


Editor: Gita Pratiwi A

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X