Terima Bantuan Vaksin Pfizer dari Pemerintah AS, Wiku Adisasmito Beri Penjelasan

- 24 September 2021, 22:15 WIB
Ilustrasi vaksin Pfizer.
Ilustrasi vaksin Pfizer. /Antara

PIKIRAN RAKYAT – Dalam upaya menggenjot pelaksanaan program vaksinasi nasional guna menekan laju penyebaran Covid-19 di Tanah Air, pemerintah menempuh berbagai cara untuk mendapatkan stok vaksin.

Sebanyak 871.850 dosis vaksin Pfizer dari Amerika Serikat tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 23 September 2021 yang menjadi kiriman terakhir donasi vaksin Covid-19 dari AS untuk Indonesia.

Kedutaan Besar AS menyatakan bahwa total donasi vaksin AS untuk Indonesia mencapai delapan juta dosis vaksin Moderna dan 4,6 juta dosis vaksin Pfizer.

“Sejak awal pandemi, pemerintah AS telah berkomitmen lebih dari 77 juta dolar (sekitar Rp1 triliun) untuk mendukung bantuan tanggap COVID-19 di Indonesia,” kata Kedubes AS.

Baca Juga: Epidemiolog Minta Waspada Lonjakan Ketiga Akhir Tahun: Karena Tidak Ada Vaksin yang Efektivitasnya 100 Persen

Disebutkan bahwa sejak Maret 2020, dukungan AS telah menjangkau 165 juta orang di Indonesia atau mencakup 60 persen dari populasi negara.

AS membantu sekira 43.000 tenaga kesehatan garis depan dan memperkuat lebih dari 1.300 rumah sakit dan klinik di Indonesia.

Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan menyumbangkan tambahan 500 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di seluruh dunia. Pengirimannya dimulai pada Januari 2022.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa pemerintah masih mengacu Emergency Use of Authorization (EUA) terkait pengguna vaksin Pfizer yang dikeluarkan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) bagi anak usia 12 – 18 tahun dan orang di atas umur 16 tahun.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: covid19. go id, Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X