Selain Alex Noerdin, Kejaksaan Tetapkan Tersangka Lain Maling Uang Rakyat

- 22 September 2021, 21:20 WIB
Ilustrasi korupsi (maling uang rakyat)
Ilustrasi korupsi (maling uang rakyat) /Pixabay/mohamed_hassan

PIKIRAN RAKYAT - Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan maling uang (korupsi) pembangunan Masjid Sriwijaya, Palembang. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, selain Alex pihaknya juga menetapkan dua tersangka lainnya. 

Kedua tersangka itu yakni eks bendahara Masjid Sriwijaya sekaligus mantan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang serta eks Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sumsel, Laonma Pasindak Lumban Tobing. 

"Menetapkan tiga orang tersangka," kata Eben dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 22 September 2021. 

Baca Juga: Cari Tersangka Lain Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa Enam Saksi

Kasus berawal dari penyaluran dana hibah untuk pembangunan masjid dari Pemprov Sumsel kepada Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang yang dipimpin Alex selaku Gubernur Sumsel. 

Dia menjadi penanggung jawab dalam pemberian keputusan untuk menyalurkan dana hibah tersebut kepada yayasan wakaf tersebut yang tidak sesuai prosedur. 

Dana itu disalurkan dalam dua tahap, pertama pada 2015 sebesar Rp50 miliar dan kedua pada 2017 Rp80 miliar.

Baca Juga: Nyalinya 'Menciut' Usai Disentil Indro Warkop, Trio Warkopi Blak-blakan Ingin Belajar dari sang Legenda

"Penganggaran dana hibah tersebut tidak sesuai dengan prosedur sebagaimana dalam perundang-undangan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X