Kotak Hitam Rimbun Air Ditemukan, Penyebab Pesawat Jatuh Didalami

- 16 September 2021, 18:40 WIB
Pesawat Rimbun Air yang jatuh dalam penerbangan Nabire-Sugapu.
Pesawat Rimbun Air yang jatuh dalam penerbangan Nabire-Sugapu. /Antara/HO-Humas Polda Papua

PIKIRAN RAKYAT - Tim Pertolongan dan Pencarian (SAR) gabungan Basarnas, Aparat Keamanan, dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, telah mengevakuasi kotak hitam pesawat PK-OTW milik Rimbun Air.

Hal ini dibenarkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto.

"Kemarin malam, Tim SAR telah mengevakuasi kotak hitam pesawat milik Rimbun Air, bersamaan dengan ditemukannya ketiga jenazah kru Rimbun Air," katanya, Kamis, 16 September 2021.

Dengan telah dievakuasinya kotak hitam tersebut maka Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan segera menginvestigasi  penyebab jatuhnya pesawat.

Baca Juga: Musdalifah Dihina Tak Pantas Punya Anak Tampan, Suami: Istri Saya Disuruh Tahan Banting

"Dapat kami sampaikan bahwa keberadaan ketiga kru sudah ditemukan dan telah dievakuasi bersamaan dengan kotak hitam tersebut."

"Saat ini jenazah ketiga kru telah tiba di Timika jam 08.33 WIT dan akan diserahkan kepada keluarga masing-masing. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga keluarga ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," tutur dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Pesawat milik maskapai Rimbun Air seri Twin Otter 300 dengan nomor registrasi PK-OTW, dilaporkan hilang kontak pada hari Rabu 15 September 2021 pukul 07.30 WIT, dan ditemukan jatuh di Gunung Wabu, Distrik Sugapa, Papua.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia Kamis 16 September 2021: Tambah 3.145 Pasien Positif dalam Sehari, 237 Orang Meninggal

Pesawat PK-OTW dengan rute penerbangan Bandar Udara Nabire menuju Bandar Udara Bilorai di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya tersebut memuat kargo berupa bahan bangunan dan terdapat manifest 3 penumpang yang kesemuanya merupakan awak pesawat atas nama HA. Mirza (Pilot), Fajar (Co Pilot) dan Iswahyudi (Teknisi).

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X