Mantan Tukang Tagih Pinjol Ungkap Keuntungan yang Didapat Perusahaan China dari Pinjaman Online

- 16 September 2021, 12:16 WIB
Ilustrasi pinjol. Berikut 4 modus pinjol ilegal yang perlu kamu ketahui, di antaranya adalah penawarannya datang dari nomor tidak dikenal.
Ilustrasi pinjol. Berikut 4 modus pinjol ilegal yang perlu kamu ketahui, di antaranya adalah penawarannya datang dari nomor tidak dikenal. /Pixabay/ Bruno /Germany

PIKIRAN RAKYAT - Mantan pegawai perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal berinisial R membeberkan cara perusahaan tempatnya bekerja dahulu dalam mencari 'mangsa'.

R mengaku bekerja di perusahaan pinjol ilegal selama 3 bulan dan berposisi sebagai debt collection atau tukang tagih.

R mengatakan, perusahaannya mengakses informasi dan data pribadi pengguna mengakses aplikasi.

Nantinya, data-data dan informasi pribadi itu akan digunakan untuk meneror pengguna jika tidak membayar tagihan sesuai jadwal.

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 21 yang Dibuka Hari Ini

 

R yang diwawancara Najwa Shihab di acara Mata Najwa pada 15 September 2021 kemudian ditanya siapa pemilik perusahaan pinjol ilegal tersebut.

"Kalau pemilik saya gak tahu tapi saya tahu asal negaranya. Asalnya dari China," sebut R dalam video wawancara yang diunggah di kanal Youtube Najwa Shihab.

R kemudian membeberkan bahwa perusahaan itu bisa meraup keuntungan sekira Rp200 juta per bulan.

"Kalau setahun bisa Rp1, 2, atau 3 miliar," kata R menambahkan.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: YouTube Najwa Shihab


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X