Yenny Wahid Buka Suara Terkait Video Santri Tutup Telinga saat Dengar Musik, Jangan Mudah Beri Cap Radikal

- 15 September 2021, 09:48 WIB
Yenny Wahid.
Yenny Wahid. /Antara Foto/Yulius Satria Wijaya


PIKIRAN RAKYAT - Putri dari Presiden keempat RI yang juga eks Ketum PB Nahdlatul Ulama (alm) Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, menanggapi video viral yang menunjukkan para santri menutup telinga ketika ada suara musik di tempat vaksinasi Covid-19.

Video itu sempat viral di media sosial dan bahkan banyak orang yang mencap santri tersebut radikal.

Yenny Wahid meminta untuk lebih proporsional dalam menilai orang lain. Dia berpendapat jika santri yang diprioritaskan untuk fokus menghafal Al Quran oleh gurunya bukanlah indikator radikalisme.

Baca Juga: Tidak Ada Penumpang, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua

"Jadi kalau anak-anak ini oleh gurunya diprioritaskan untuk fokus pada penghafalan Quran dan diminta untuk tidak mendengar musik, itu bukanlah indikator bahwa mereka radikal," kata Yenny Wahid di akun Instagramnya, Selasa, 14 September 2021

"Janganlah kita dengan gampang memberi cap seseorang itu radikal, seseorang itu kafir dan lain-lain," ujarnya.

Yenny Wahid mengatakan menyematkan label pada orang lain hanya membuat masyarakat menjadi terbelah.

Baca Juga: Tabiat Anang Hermansyah Berubah Drastis, Ashanty 'Nangis' usai Sebut Suaminya Punya Selingkuhan

Dia pun meminta untuk belajar saling mengerti satu sama lain dan memahami nilai yang dianut tidak pelu sama agar tetap bersatunya bangsa Indonesia.

"Mari kita belajar untuk lebih saling mengerti satu sama lain, dan itu bisa dimulai dengan memahami dan menerima bahwa nilai yang kita anut tidak perlu sama untuk bisa tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia," kata dia.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X