Soal Dana Gelar Formula E di Jakarta, Riza Patria Sebut Tak Sepenuhnya dari APBD

- 14 September 2021, 17:12 WIB
Beredar hoaks jika KPK menggeledah ruang kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena gelapkan dana Formula E Rp1 triliun.
Beredar hoaks jika KPK menggeledah ruang kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena gelapkan dana Formula E Rp1 triliun. /Instagram/@aniesbaswedan

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut untuk pembiayaan penyelenggaraan Formula E tidak hanya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melainkan juga ke pihak swasta.

"Nanti tidak hanya dibebankan APBD bahkan nanti dibebankan ke swasta," katanya di Balai Kota Jakarta, Selasa, 14 September 2021.

Menurut Ahmad Riza Patria, sejauh ini pesiapan penyelenggaraan Formula E tidak ada masalah yang berarti. "Gak ada masalah kita udah jalan, kan sudah berproses soal Formula E Insya Allah nanti bulan Juni 2022," ucapnya.

Kemudian terkait dengan uang komitmen kata dia Pemprov Jakarta sudah membayar. Pembayaran uang komitmen juga tidak hanya dibebankan kepada pemerintahan tetap juga ada dari pihak swasta.

Baca Juga: Anies Baswedan Larang Gedung di Jakarta Sediakan Asbak dan Wajib Pasang Larangan Merokok

"Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong masa harus lunas tahun ini, tahun sekarang," tuturnya.

Terkait dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah selesai bahkan hasilny baik tidak ada potensi kerugian.

"Pemeriksana BPK juga alhamdulillah sudah selesai, dan hasilnya baik dan tidak ada kerugian dan tidak ada potensi kerugian," tuturnya.

Sebelumnya, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK juga disebutkan bahwa beban pembiayaan kegiatan Formula E tersebut masih sangat bergantung pada dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X