Cara Buktikan Jokowi Beri Perintah Penangkapan Mahasiswa, Sangat Mudah

- 14 September 2021, 15:43 WIB
Mahasiswa UNS saat membentangkan poster berisi aspirasi agar Presiden Jokowi membenahi KPK pada 13 September 2021. Setidaknya ada 10 mahasiswa yang ditangkap aparat lantaran mengkritik Jokowi.  Wartawan senior, Uni Zulfiani Lubis, atau kerap dipanggil Uni Lubis mengatakan tidakan aparat sudah berlebihan.
Mahasiswa UNS saat membentangkan poster berisi aspirasi agar Presiden Jokowi membenahi KPK pada 13 September 2021. Setidaknya ada 10 mahasiswa yang ditangkap aparat lantaran mengkritik Jokowi. Wartawan senior, Uni Zulfiani Lubis, atau kerap dipanggil Uni Lubis mengatakan tidakan aparat sudah berlebihan. /Dok. BEM UNS

PIKIRAN RAKYAT - Untuk membuktikan Perisiden Joko Widodo memberi perintah untuk melakukan penangkapan mahasiswa dan para pengkritik, sangat mudah dilakukan.

Begitu pun sebaliknya. Jika tidak ada perintah dari Jokowi, cara pembuktianya sangat mudah yakni hentikan menangkap para pengkritik.

Hal itu tergambar dalam pernyataan wartawan senior Uni Zulfiani Lubis yang resah dengan adanya penangkapan mahasiswa.

Seperti diketahui, terjadi penangkapan mahasiswa pembawa poster dalam menyambut kedatangan Jokowi di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Senin 13 September 2021.

Baca Juga: Pastikan Peladen Aman dari Hacker China, BIN: Serangan Siber Itu Hal yang Wajar

Setidaknya ada 10 mahasiswa yang ditangkap aparat lantaran mengkritik Jokowi.

Uni Zulfiani Lubis mengatakan, tidakan aparat sudah berlebihan. Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitter pribadinya. Dia mempertanyakan sikap represif aparat terhadap para pengkritik Jokowi.

Tak hanya itu, Uni Lubis mempertanyakan penghapusan banyak mural berisi kritik.

"Pak Jokowi, sikap aparat yang menghapus mural, poster yang isinya kritik dan keluhan, juga menangkap warga dan mahasiswa yang protes lewat poster, apakah perintah dari bapak? Atau aparatnya yang berlebihan?" kata Uni Lubis bertanya, Selasa, 14 September 2021.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X