Soeharto Sudah Larang, Anggota Polisi Dipecat Tidak Hormat Melanggar Aturan yang Berlaku Sejak Orde Baru

- 14 September 2021, 12:50 WIB
Upacara pemberhentian secara tidak hormat terhadap empat polisi di Mapolres Tual, Maluku.
Upacara pemberhentian secara tidak hormat terhadap empat polisi di Mapolres Tual, Maluku. /Antara/Siprianus Yanyaan

PIKIRAN RAKYAT - Akibat melakukan pelanggaran kode etik hingga melakukan tindak pidana, ada empat anggota kepolisian yang dipecat secara tidak hormat.

Empat anggota polisi yang dipecat tidak hormat tersebut adalah anggota Kepolisian Resor (Polres) Tual.

Hal ini dilakukan setelah adanya keputusan dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku lantaran adanya temuan pelanggaran.

"Keempat anggota yang diberhentikan tersebut melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri, disiplin dan atau tindak pidana," kata Kapolres Tual AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty.

Baca Juga: Kekayaan Pejabat Kompak Meroket Saat Pandemi, Cholil Nafis Pertontonkan 'Aib' Negara

Adapun empat polisi tersebut adalah Bripka Mulyana Prasetya Tukloy (MPT), Bripda Melyanus Lodar (ML), Bripda Riffai Lussy (RL) dan Brigpol Frejon Heumassy (FH).

Ia menjelaskan Bripka MPT terbukti melanggar pasal 11 huruf c Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri. Kemudian Bripda MNL melanggar pasal 12 ayat (1) huruf a peraturan pemerintah nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri, Bripda RL malanggar pasal 14 ayat (1) huruf a peraturan pemerintah nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri, begitu juga Brigpol FH melanggar pasal 14 ayat (1) huruf a.

Ia mengatakan pemberhentian secara tidak hormat terhadap ke-empat anggota Kepolisian tersebut dilangsungkan pada upacara pemberhentian yang dipimpinnya langsung.

Baca Juga: Isi Surat dari King Faaz untuk Sonny Septian Sukses Buat Posisi Galih Ginanjar Makin Tersingkir

Menurut Manuputty, kasus polisi yang dipecat tersebut sudah berlangsung lama. Pelanggarannya beragam, mulai dari disersi atau melarikan diri dari tugas hingga berbulan-bulan, bahkan ada yang dipecat akibat beristri dua.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X