Jumat, 28 Februari 2020

Menteri Pertahanan Yakin Filipina Serius Bantu Selamatkan Sandera

- 29 Juni 2016, 05:52 WIB

JAKARTA, (PR).- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yakin pemerintah Filipina serius menangani 7 WNI Indonesia yang disandera kelompok bersenjata. Dalam penanganan 7 WNI ini, TNI masih memonitor dan belum sampai masuk ke wilayah Filipina. Namun ke depan setelah melakukan latihan dan koordinasi, Pemerintah Filipina dapat membuka akses bagi TNI untuk masuk ke wilayah perairan hingga darat Filipina jika hal yang sama terjadi lagi. "Kita patut bersyukur koordinasi itu berjalan dengan baik. Filipina sangat serius untuk menghadapi hal-hal yang kita hadapi seperti perompakan itu. Kenapa serius? Jarang orang menyiapkan waktu hari minggu, kan hari libur, kita langsung di kantor di situ. Kita tahu orang Filipina kan (rata-rata) kristen, harusnya ke gereja kan tapi dia siap," kata Ryamizard. Tidak hanya itu, Ryamizard juga melihat keseriusan Filipina meski negara itu tengah persiapan serah terima pergantian kabinet 30 Juni 2016. Di tengah kesibukan Filipina itu, Ryamizard melihat Filipina tetap mengikuti apa diharapkan Indonesia. Ryamizard mengatakan dalam pembebasan 7 WNI yang saat ini disandera, Indonesia belum masuk ke wilayah Filipina. "Belum, lihat dulu. Kan dia (angkatan dari Filipina) hampir 10 ribu dikepung. Kalau kita nambah-nambah, kacau lagi, kan belum terkoordinasi," ujarnya. Ke depan, kata Ryamizard Indonesia bisa saja mengejar sampai ke darat. Indonesia cukup berkomunikasi dan mengatakan akan masuk dan setelah mendapat persetujuan dapat mengejar ke wilayah Filipina. Dia mengatakan hal itu akan dimanfaatkan jika hal serupa terjadi lagi. Meski begitu, dia berharap kejadian itu tidak terulang lagi. Efektivitas kerja sama hingga mengizinkan Indonesia ke perairan dan darat Fiipina itu, kata Ryamizard, baru dapat dilakukan setelah dilakukan latihan dan koordinasi. Nantinya, Ryamizard berencana membahas kembali hal ini dengan kementerian pertahanan Filipina.***


Editor: Arie C. Meliala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X