Beda Suara Ferdinand Hutahaean Sikapi Berlipatnya Kekayaan Jokowi dan Anies Baswedan

- 12 September 2021, 21:16 WIB
Presiden Joko Widodo, melambaikan tangan dari dalam mobil usai meninjau vaksinasi massal di Pelataran Parkir dan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa, 7 September 2021.
Presiden Joko Widodo, melambaikan tangan dari dalam mobil usai meninjau vaksinasi massal di Pelataran Parkir dan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa, 7 September 2021. /Antara Foto/Irfan Anshori

PIKIRAN RAKYAT - Belum lama ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), membuka data kekayaan para pejabat di negara ini.

Dalam data tersebut, semua pejabat dari mulai kepala daerah, menteri hingga presiden mengalami peningkatan selama Pancemi Covid-19.

Satu di antara yang mengalami kenaikan harta kekayaan adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Kenaikan harta dua pejabat publik ini pun, dikomentari Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, dengan berbeda waktu dan penilaian.

Baca Juga: Harta Jokowi Dikabarkan Bertambah 8,9 Miliar Selama Pandemi, Roy Suryo Kirim Surat Terbuka Untuk Presiden

Ferdinand Hutahaean menanggapi kekayaan Jokowi dalam setahun terakhir, naik sekitar Rp8,9 Miliar.

Peningkatan kekayaan pejabat kata dia, bukan sesuatu yang salah. Terlebih jika didapat dengan cara halal dan tidak melanggar peraturan yang berlaku.

Dia menyinggung, jika selama ini para pejabat di DPR maupun eksekutif berlatar belakang pengusaha.

Baca Juga: Harta Kekayaannya Naik Rp8,9 Miliar selama Pandemi, Jokowi Ditantang Roy Suryo Gelar Webinar

"Banyak pejabat kita di DPR maupun menteri yang sebelumnya memang sudah banyak harta dan tercatat sebagai seorang pengusaha," ujar Ferdinand dalam keterangannya, pada Minggu, 12 September 2021.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X