Senin, 30 Maret 2020

Malioboro Dipadati Wisatawan

- 6 Mei 2016, 11:22 WIB

YOGYAKARTA, (PR).- Proses penataan kawasan Malioboro yang saat ini masih berlangsung tidak menghalangi wisatawan mengunjungi tempat yang selama ini menjadi ikon wisata di Kota Yogyakarta saat libur panjang akhir pekan. "Malioboro masih tetap wisatawan saat libur panjang akhir pekan. Pusat keramaian libur panjang akhir pekan tetap berada di kawasan Malioboro," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Eko Suryo Maharso di Yogyakarta, Jumat, 6 Mei 2016. Eko mengatakan, pemerintah tidak menyiapkan acara khusus yang digelar di kawasan Malioboro saat libur panjang akhir pekan. "Tidak ada acara khusus, justru kami sedang bersiap-siap menggelar acara untuk libur Juni," tuturnya. Eko berharap, wisatawan yang datang ke Malioboro memaklumi kondisi yang ada karena penataan dilakukan untuk meningkatkan kenyamaan wisatawan di masa yang akan datang. Sementara itu, salah satu komunitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro yaitu Paguyuban Tri Darma melakukan berbagai persiapan selama libur panjang akhir pekan. "Pedagang sudah menambah stok barang dagangan. Dari kemarin kami berharap wisatawan yang berkunjung meningkat agar omzet yang diperoleh pedagang juga meningkat," kata Ketua Paguyuban Tri Darma Paul Zulkarnaen. Menurut Paul, jumlah wisatawan yang berkunjung di Malioboro mengalami kenaikan sejak awal April atau sejak penataan kawasan tersebut dimulai. "Sudah menjadi ikon. Jadi kalau libur panjang ya pasti ramai. Namun, kami tetap berharap agar penataan kawasan ini bisa dilakukan lebih cepat dibanding rencana," katanya. Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta melakukan upaya antisipasi untuk menghadapi kepadatan lalu lintas saat libur panjang akhir pekan, di antaranya memperpanjang durasi lampu lalu lintas, menginformasikan kondisi lalu lintas melalui layar monitor yang ada di simpang serta melakukan patroli keliling. "Ruas jalan yang mengalami kepadatan adalah mulai dari Tugu, kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta dan beberapa ruas jalan di sekitar tempat wisata. Lokasi-lokasi tersebut perlu di antisipasi agar lalu lintas tetap lancar," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto. Sedangkan untuk lokasi parkir, pengunjung khususnya di Malioboro dapat memanfaatkan parkir yang sudah ada seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali, Senopati, Sriwedani dan Ngabean. "Parkir Ketandan yang berada di bekas lahan UPN juga bisa dimanfaatkan," katanya.***


Editor: Wilujeng Kharisma

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X