Ditjen Dukcapil Kemendagri Menyamar ke Kelurahan di Jakarta, Temui Pelanggaran yang Sulitkan Warga

- 7 September 2021, 06:45 WIB
Ilustrasi dokumen kependudukan. Ditjen Dukcapil Kemendagri temukan sejumlah kelurahan yang masih tidak tunduk dengan regulasi dalam melayani masyarakat membuat dokumen kependudukan.
Ilustrasi dokumen kependudukan. Ditjen Dukcapil Kemendagri temukan sejumlah kelurahan yang masih tidak tunduk dengan regulasi dalam melayani masyarakat membuat dokumen kependudukan. /Pixabay/aymane jdidi

Dua kelurahan itu menambahkan persyaratan Adminduk, salah satunya akta kematian. Tambahan persyaratan bervariasi dari 18 hingga 23 jenis dokumen.

Hal ini tentu akan mempersulit masyarakat dalam mengurus akta-akta penting dan memicu potensi keengganan mereka membuat dokumen kependudukan.

Baca Juga: Dua Skema Dalam Pemberlakuan Crowd Free Night di Empat Kawasan Jakarta, Ini Penjelasannya

Namun ada juga Disdukcapil yang pelayanannya sudah dinilai baik dan sesuai dengan ketentuan, utamanya Perpres Nomor 96 Tahun 2018 serta Permendagri Nomor 108 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 109 Tahun 2019.

Berdasarkan laporan dari tim 'mystery guest', pengurusan KK dan KIA di sejumlah kelurahan sudah sesuai dengan regulasi.

"Sedangkan layanan yang sudah sesuai ketentuan, yaitu pengurusan KK dan KIA. Begitu pun penggunaan formulir permohonan sudah sesuai dengan regulasi, yang di penyamaran sebelumnya ditemukan formulir yang belum sesuai regulasi baru," katanya.

Baca Juga: Izin Holywings Dibekukan Sementara Selama PPKM, Pengelola Juga Didenda

Selanjutnya, hasil pengamatan tim 'mystery guest' akan dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi Dirjen Dukcapil.

Sementara untuk kelurahan-kelurahan yang belum tunduk pada ketentuan yang telah ditetapkan akan diberi teguran keras oleh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta.

Disclaimer: Artikel ini telah tayang sebelumnya di PRFMNews.id berjudul "Nyamar Jadi Warga, Ditjen Kemendagri Temukan Kelurahan yang Persulit Layanan".***

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: PRFM News

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network