Beberkan Persoalan Penanganan Pandemi, PKS: Kita Tidak Bisa Bergantung Hanya dari Vaksin

- 4 September 2021, 15:40 WIB
Sejumlah kendaraan melaju melambat di jalan raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 29 Agustus 2021. Kepadatan kendaraan terjadi di jalur wisata Puncak, Bogor pada akhir pekan dan masa PPKM level 3 sehingga Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah secara situasional.
Sejumlah kendaraan melaju melambat di jalan raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 29 Agustus 2021. Kepadatan kendaraan terjadi di jalur wisata Puncak, Bogor pada akhir pekan dan masa PPKM level 3 sehingga Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah secara situasional. /Antara Foto/Arif Firmansyah

PIKIRAN RAKYAT – Ketua Departemen Ekonomi & Pembangunan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Farouk Abdullah Alwyni menilai bahwa dibutuhkan keseriusan dalam menangani persoalan pandemi Covid-19.

Pasalnya, sudah setahun lebih pandemi Covid-19 di Tanah Air belum hilang dan teratasi secara optimal. Berbagai upaya dilakukan pemerintah seperti pembatasan mobilitas hingga mewajibkan rakyat melakukan vaksinasi, tetapi pandemi tak kunjung usai.

“Kita sepakat bahwa dibutuhkan keseriusan dalam menangani persoalan pandemik Covid-19 karena kita tidak ingin persoalan yang menimpa banyak kota di Indonesia baru-baru ini terulang lagi,” katanya.

Ia menyatakan bahwa penanganan yang diambil justru jangan menimbulkan persoalan baru terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Persib Bandung vs Barito Putera Liga 1 2021: Bos Maung Bandung Teriakkan Satu Kata pada Pemain

Menurutnya, diperlukan kebijakan yang kontekstual, realistis, dan mengikuti dinamika yang terjadi akibat virus Covid-19, serta berbagai mutasinya.

“Sehubungan dengan hal diatas, ada hal-hal penting yang perlu dipahami oleh segenap pemegang kebijaksanaan di pusat maupun daerah agar penanganan pandemi Covid-19 tidak menjadi counterproductive dan mempunyai potensi berbiaya sangat mahal secara ekonomi dan sosial,” katanya.

Farouk Abdullah Alwyni menyebutkan sejumlah persoalan terkait penanganan pandemi, yaitu persoalan dari virus Covid-19; efikasi (daya lindung) vaksin; kontroversi kewajiban vaksin (mandatory vaccine); dan kebijakan vaksinasi dari negara-negara besar yang diproyeksikan mempunyai pertumbuhan ekonomi tinggi pada 2021 sebagai model.

Baca Juga: Politisi PDIP Beri Bocoran Soal Pengganti Panglima TNI Hadi Tjahjanto: Semua akan Terjadi dalam Waktu Dekat

“Untuk yang pertama, tantangan baru dari persoalan pandemik Covid-19 dewasa ini, yakni dengan munculnya varian delta dan kemungkinan varian-varian lainnya, hal ini mulai menimbulkan pertanyaan terkait apakah ‘herd immunity’ bisa tercapai,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X