Nasib PON XX Papua Dipertanyakan Usai Tragedi Berdarah, Mahfud MD Buka Suara

- 4 September 2021, 07:37 WIB
Maskot PON XX Papua Kangpho dan Drawa.
Maskot PON XX Papua Kangpho dan Drawa. /Antara/HO-PB PON Papua

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara terkait nasib PON XX Papua setelah adanya tragedi berdarah di wilayah tersebut.

Sebelumnya, tragedi berdarah terjadi di Pos Koramil Kisor di Kampung Kisor, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis, 2 September 2021.

Empat orang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) ditemukan meninggal dunia di pos tersebut.

Berdasarkan dugaan sementara, pelaku penyerangan pos Koramil Persiapan Kisor Disktrik Aifat Selatan tersebut adalah Kelompok Separatis Teroris (KST) yang berseberangan ideologi dengan NKRI.

Baca Juga: Saipul Jamil Dapat Sambutan Meriah Saat Bebas, Ziva Magnolya Jijik Hingga Niat Pindah Planet

Adanya tragedi berdarah itu pun menimbulkan kekhawatiran terkait kelanjutan nasib PON XX Papua yang akan diselenggarakan pada 2 Oktober 2021 mendatang.

Menanggapi hal itu, Mahfud MD pun memastikan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) di Papua akan tetap berlangsung.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan resmi terkait Kondisi Keamanan Jelang PON Papua yang disiarkan secara daring pada Jumat, 3 September 2021 malam.

“Ya kita memastikan bahwa PON XX dan Papernas ke XVI yang akan berlangsung di Papua, kita pastikan bahwa itu akan berjalan dengan baik,” ujar Mahfud MD.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X