Seorang Perempuan di Jambi Salah Terima Paket dari Kurir: Pesan Kemiri Berakhir Didatangi Polisi

- 2 September 2021, 11:33 WIB
Ilustrasi kurir paket. Seorang perempuan di Jambi harus berurusan dengan polisi karena salah terima paket berisi barang haram.
Ilustrasi kurir paket. Seorang perempuan di Jambi harus berurusan dengan polisi karena salah terima paket berisi barang haram. /mohamed hassan

"Saya bilang 'saya gak berani terima barang ini pak, ini bukan barang saya. Kalau gak percaya coba dibuka saja goninya'. Terus itu kan dibukalah sama kurirnya tersebut, terus juga ada saksi tentara di dekat rumah, dia lihat juga barang tersebut. Ternyata isinya koper tas, sekitar berat-berat 8 kg," ujarnya.

Baca Juga: Tersandung Narkoba, Berkas Perkara Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Dilimpahkan ke Kejaksaan

Pada saat diintip pada bagian atasnya, koper yang digembok tersebut terlihat seperti berisi baju hitam.

"Saya sama sekali gak berani lihat, sudah saya paksa ini sama kurirnya 'tolong dibawa pak', Saya sudah paksa 'biarin saja kak, nanti diambil lagi' katanya gitu, pas suami balik sore," ucap TS.

Begitu suaminya pulang bekerja, kurir tersebut pun kembali dihubungi karena barang salah kirim itu belum juga diambil. Namun, kurir itu mengatakan akan mengambilnya besok pagi.

"Malamnya saya sudah gak enak, kita juga ada sempet diskusi 'itu jangan-jangan korban mutilasi' tapi pas saya deketin, kok gak ada aroma. Tercetus juga suami 'jangan-jangan itu narkoba', tapi kan karena tadi pikiran kita itu 'ah masa iya', cuman kita gak sampe melaporkan," tutur TS.

Setelah itu, pada hari Jumat, 26 Agustus 2021 sekitar jam 9.00 WIB kurir tersebut kembali datang untuk membawa paket dan menyerahkan paket berisi kemiri milik TS.

Baca Juga: Duterte Siap Jadi Wapres Filipina Tahun 2022, Lanjutkan Perang Melawan Narkoba dan Pemberontak

"Malamnya, jam 23.30, pas kita sudah mau tidur tiba-tiba ada yang gedor dengan suara yang sangat kuat, dengan cara yang kasar. Terus itu diintip suami dari jendela, dia pikir orang mabuk kan, sampai dia ambil parang panjang. Terus itu dia lihat, sudah rame ternyata di luar," kata TS.

Sekitar hampir 10 menit sejak keramaian di depan rumahnya terjadi, RT setempat pun akhirnya datang dan keluarga TS baru berani membuka pintu.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: YouTube Ecommerce Shitposting


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X