KPK Akan Ganti Istilah Koruptor Jadi 'Penyintas Korupsi', Novel Baswedan: Terlalu Halus

- 30 Agustus 2021, 07:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi. /Pixabay/OpenClipart-Vectors

Dalam unggahannya, Novel Baswedan pun menyertakan pernyataan Forum Pimpinan Redaksi Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) terkait penggantian istilah koruptor.

Baca Juga: Pria Misterius Mengamuk Hunus Badik di Depan Masjid Besar Rantepao Saat Diamankan Warga dan Polisi

Berbeda dengan KPK, 170 media PRMN akan mengganti kata koruptor dengan maling, rampok, dan garong uang rakyat.

Senada dengan keputusan PRMN, Novel Baswedan menilai bahwa seluruh pihak seharusnya tidak memaklumi tindak pidana korupsi di Indonesia.

Ketika korupsi menjadi hal yang memalukan, dan kita tidak memberikan pemakluman terhadap pelaku atau hasil korupsi, mestinya akan membuat orang takut berbuat korupsi,” tuturnya.

Novel Baswedan pun menilai istilah ‘penyintas korupsi’ justru terlalu halus untuk para garong uang rakyat yang telah merugikan negara.

DIKSINYA TERLALU HALUS,” Katanya.***

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network