Ramai Berita Tommy Soeharto Dipanggil atas Kasus BLBI, Mahfud MD Beri Klarifikasi: Jangan Salah

- 27 Agustus 2021, 06:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. /Antara/Aditya Pradana Putra

PIKIRAN RAKYAT – Polemik Bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali mencuat, usai Tommy Soeharto diminta untuk segera menyelesaikan utangnya.

Tidak hanya Tommy Soeharto, para obligor serta debitur BLBI lainnya juga mendapatkan peringatan serupa dari Menteri Koordinator bidang politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Melalui surat pengumuman yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI Rionald Silaban pada 20 Agustus 2021, Tommy Soeharto pun dipanggil oleh Satgas BLBI.

Dalam surat pengumuman tersebut, Tommy Soeharto dipanggil sebagai pengurus perusahaan PT Timor Putra Nasional.

Baca Juga: Hidup Segan Mati Tak Mau, 5 Mal di Bandung Terancam Dijual

Selain Tommy Soeharto, pengurus perusahaan lain yang dipanggil adalah Ronny Hendrarto Ronowicaksono.

Akan tetapi, berita yang marak beredar hanya menyebutkan bahwa Tommy Soeharto menjadi satu-satunya orang yang dipanggil terkait permasalahan ini.

Oleh karena itu, Mahfud MD pun meluruskan pemberitaan terkait panggilan kepada Tommy Soeharto untuk menyelesaikan tunggakan utang kepada negara tersebut.

"Perlu kami tegaskan bahwa yang diundang itu adalah semua, sekitar 48 obligor dan debitur yang punya hutang kepada negara sebesar Rp111 triliun," ujar Mahfud MD.

Baca Juga: Tommy Soeharto Bisa Dipidana Jika Mangkir Bayar Utang BLBI Rp2,6 Triliun Hari Ini

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: YouTube Kemenko Polhukam RI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X