Pedagang Kena Dampak PPKM, IKAPPI Minta Pemprov Jakarta Tiadakan Iuran Bulanan

- 30 Juli 2021, 17:31 WIB
Suasa pedagang dan pembeli di Pasar Senen, Jakarta
Suasa pedagang dan pembeli di Pasar Senen, Jakarta /Pikiran Rakyat/ Amir Faisol

PIKIRAN RAKYAT - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKKAPI) mendesak agar Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya meniadakan iuran uang bulanan pedagang, termasuk di Pasar Tanah Abang.

Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri mendesak agar uang bulanan ini ditarik selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 masih berlaku. 

"Kami sedang meminta kepada PD Pasar Jaya untuk meniadakan," kata Abdullah Mansuri kepada Pikiran-Rakyat.com saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Jumat, 30 Juli 2021.

Abdullah mengatakan, jangan mengansumsikan pedagang di Tanah Abang kaya-kaya.

Baca Juga: Penipuan Tabung Pemadam Diganti jadi Tabung Oksigen Terbongkar, Modal Rp750 Ribu Dijual Rp5 Juta

Faktanya, banyak di antara mereka yang juga masih mengalami berutang untuk membayar uang bulanan mereka, sementara penjualan mereka saat ini begitu terdampak. 

"Mereka (Pemprov Jakarta) tidak tahu persoalan di lapangan, persoalan masih sewa, masih ngutang," tutur dia.

Dia menilai, selama penutupan Pasar Tanah Abang selama PPKM Darurat kemarin, para pedagang sangat terdampak. 

"Sangat terdampak. karena orang yang ke sini saja itu berat. untuk jalan ke sini saja berat. Dan di sini enggak ada pembeli," ujar dia.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X