Hadapi Demo Tolak PPKM, Polisi Ajak Mahasiswa di Tangerang Selatan Kunjungi TPU Covid-19

- 27 Juli 2021, 14:47 WIB
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19 di Indonesia.
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19 di Indonesia. /Pikiran Rakyat/Amir Faisol

PIKIRAN RAKYAT- Puluhan mahasiswa menggelar aksi demo di depan kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin, 26 Juli 2021 lalu. Mereka bahkan menuntut pemerintah untuk segera mencopot KaSatpol PP dan Camat Pamulang.

Aksi demo itu pun sempat ricuh, karena puluhan mahasiswa tetap memaksa untuk menggelar aksi unjuk rasanya.

Tak hanya itu, para mahasiswa meminta pemerintah untuk mengevaluasi kembali kebijakan dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Mahasiswa yang demo itu meminta pemerintah untuk mengevaluasi PPKM Darurat yang ada di Tangsel. Serta menginginkan disediakannya fasilitas informasi terkait pelayanan Covid-19.

Baca Juga: Demo Penolakan PPKM Mulai Bermunculan, Mahfud MD: Itu Biasa, Makanya Kita Bertemu

Namun, Polisi akhirnya memulangkan puluhan mahasiswa yang menggelar aksi di depan kantor Wali Kota Tangsel. Mereka dipulangkan setelah diajak 'plesiran' ke TPU Jombang dan Rumah Lawan Covid-19.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin mengatakan langkah ini dimaksudkan untuk membangun rasa empati dan kesadaran mahasiswa. Mengingat kerumunan di masa pandemi Covid-19 dapat menularkan virus corona.

“Kami bawa mereka ke tempat pemakaman (TPU Jombang), supaya mereka introspeksi diri. Kita melihat bahwa sudah banyak korban akibat Covid-19 ini,” ujar AKBP Iman kepada wartawan, Senin, 26 Juli 2021.

Kemudian, Iman menuturkan, setelah ke TPU dan ditunjukkan betapa banyaknya korban meninggal akibat virus Covid-19, puluhan mahasiswa itu juga diajak mendatangi tempat pusat karantina di Tangsel.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X