Sambangi Vino yang Kini Hidup Sebatang Kara, Anggota TNI AD Terharu Dengar Kerinduan Sang Bocah pada Nenek

- 25 Juli 2021, 14:21 WIB
Vino, bocah 10 tahun yang kini hidup sebatang kara usai ayah dan ibunya meninggal karena Covid-19.
Vino, bocah 10 tahun yang kini hidup sebatang kara usai ayah dan ibunya meninggal karena Covid-19. /

 

PIKIRAN RAKYAT - Selama gelombang kedua virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia, banyak sekali kabar duka yang menyayat hati siapapun yang mengetahuinya.

Kisah-kisah para penyintas Covid-19 yang harus kehilangan keluarga dan orang terdekat saat isolasi mandiri (isoman) pun tak luput menyita perhatian publik.

Baru-baru ini, seorang bocah berusia 10 tahun harus menjadi yatim piatu usai kehilangan kedua orangtuanya akibat Covid-19.

Alviano Dafa Raharjo atau yang akrab disapa Vino kini hidup sebatang kara di rumahnya di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

Baca Juga: Pernyataan Sikap Aliansi Pedagang Bandung: Mulai Besok Akan Jualan Apa pun Kondisinya

Sang ayah Kino Raharjo (30), dan sang ibu Lina Safitri (31) meninggal selang sehari, saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kisah hidup Vino yang kini sebatang kara pun langsung menyita simpati publik Tanah Air.

Berbagai bantuan membanjiri rumah vino, yang terpaksa harus hidup sendiri karena Ia juga dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga: Wajib Diwaspadai, Tiga Masalah Kesehatan Siap Menyerang Anak saat Pandemi Covid-19

Gubernur Kaltim Isran Noor bahkan bersedia mengadopsi Vino, dan membiayai kehidupan sang bocah.

Bukan hanya itu saja, sejumlah aparat turut memberikan bantuan kepada Vino, saat berkunjung.

Pada Jumat, 23 Juli 2021 kemarin, Dandim Kutai Barat Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo bersama jajarannya mendatangi kediaman Vino.

Pihaknya juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembako kepada Vino, yang kini diawasi oleh sang paman.

Baca Juga: Soroti Hasil Blusukan Jokowi Cari Obat Terapi Covid-19, Rachlan Nashidik Sindir Soal Kegagalan

Yudhi bahkan sempat mengajak Vino berbincang tentang kondisi sang bocah usai kepergian orangtuanya.

Anggota TNI yang hadir pun sampai menahan haru ketika mendengar curhatan Vino yang ternyata rindu dengan kakek dan neneknya, yang saat ini berada di Sragen, Jawa Tengah.

"Kangen eyang nggak?" ujar Yudhi pada Vino.

"Kangen dua-duanya," kata Vino.

Baca Juga: Pegasus, Cara Bongkar Seluruh Isi Ponsel Pejabat via WhatsApp

Tak hanya itu saja, suasana semakin haru ketika Yudhi bertanya tentang cita-cita Vino.

"Kalau udah gede mau jadi apa?" kata Yudhi.

"Pilot," ujar Vino lirih.

Kisah Vino saat ini memang masih menjadi sorotan masyarakat, sejumlah bantuan datang bergulir ke rumahnya.***

Editor: Nopsi Marga


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x