Konten Hoaks Covid-19 Makin Marak, Menkominfo Minta Platform Medsos Proaktif

- 21 Juli 2021, 07:41 WIB
Ilustrasi hoaks.
Ilustrasi hoaks. /PIXABAY/Viarami

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini pemerintah bukan hanya berupaya menangani penyebaran kasus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, terlebih munculnya varian delta yang penularannya makin meluas.

Namun, di tengah penanganan tersebut muncul beragam informasi hoaks terkait Covid-19 yang malah makin meresahkan masyarakat.  

Untuk itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate meminta platform media sosial lebih aktif mengatasi penyebaran hoaks tentang Covid-19.

Sebab, dalam hal ini menurut Johnny sejak 23 Januari hingga 18 Juli 2021 pihaknya telah mendata ada 1.763 isu hoaks di media sosial.

Baca Juga: Konflik Kian Rumit Lima Kali Lebaran Tanpa Anaknya, Tsania Marwa: Berharap dengan Keadilan Manusia Capek!

“Saya menyesalkan banjir informasi yang tidak tepat dan sangat memengaruhi laju pemulihan pandemi Covid-19 di Indonesia. Karena itu, saya instruksikan kepada semua platform digital untuk lebih proaktif menangani konten hoaks,” kata Johnny, Selasa, 20 Juli 2021.

Ribuan konten hoaks yang disebar melalui jejaring media sosial ini pun menjadi ancaman baru, dan disinformasi dalam penanganan Covid-19. Johnny meminta semua platform digital lebih proaktif menangani hal tersebut.

“Juga turut mengamplifikasi pesan yang membangun optimisme dan kekuatan bangsa, serta turut menyebarkan informasi kebijakan dan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, termasuk percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan,” tutur Johnny.

Baca Juga: Cegah Hasil PCR dan Bukti Vaksinasi Palsu, Aplikasi PeduliLindungi Resmi jadi Syarat Perjalanan Udara

Lebih lanjut, Johnny menilai penanganan infodemi tidak bisa bisa lagi ditangani dengan cara yang dilakukan sehari-hari, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman PMJ News.  

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X