Jelang Idul Adha 2021 Menag Gus Yaqut Imbau Masyarakat Tidak Mudik, Utamakan Lindungi Diri

- 16 Juli 2021, 10:27 WIB
Ilustrasi mudik di terminal bus.
Ilustrasi mudik di terminal bus. /Antara Foto/Galih Pradipta

PIKIRAN RAKYAT- Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat, bahkan Satgas Penanganan Covid-19 mencatat angka kasus positif bahkan sudah lebih 56.000 pada Kamis, 15 Juli 2021 kemarin.

Menjelang perayaan Idul Adha 2021 yang sebentar lagi tiba, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat untuk membatasi mobilitas dan tidak mudik Idul Adha.

“Kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga diri dan membatasi kegiatan sangat penting dalam mencegah penyebaran Covid-19, terlebih dengan adanya varian Delta,” kata Menag Yaqut di Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021.

Menag Yaqut juga meminta masyarakat lebih bersabar, dan utamakan melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan ini.

Baca Juga: Satgas Covid: Hewan Kurban Tidak Tularkan Covid-19 mari Kurban dengan Prokes

“Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Idul Adha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya virus Covid-19,” kata Menag Yaqut.

Disisi lain, pemerintah telah menetapkan awal Dzulhijjah 1442 H bertepatan 11 Juli 2021, sehingga Hari Raya Idul Adha jatuh pada 20 Juli 2021, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Kemenag.

“Tetap di wilayah masing-masing. Jaga kesehatan diri. Kurangi mobilitas, dan saya minta sekali lagi jangan mudik Idul Adha 1442 H,” tutur Menag Yaqut.

Menurut Menag, mudik Idul Adha dalam kondisi pandemi berpotensi membahayakan jiwa, bisa menjadi sarana penyebaran Covid-19. Sementara menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan, adalah kewajiban bersama.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Kemenag


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X