Mahfud MD Hadapi Pandemi Covid-19: Dulu Joget TikTok, Kini Nonton Ikatan Cinta

- 16 Juli 2021, 08:04 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD.
Menko Polhukam, Mahfud MD. /Humas Kemenko Polhukam

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kembali menjadi perbincangan publik karena sikapnya dalam menghadapi krisis pandemi Covid-19.

Indonesia sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat munculnya varian virus Delta yang memiliki daya tular lebih cepat.

Pada 15 Juli 2021, penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia mencapai 56.757, tertinggi sejak kasus pertama muncul di Indonesia.

Indonesia menempati peringkat pertama di dunia sebagai negara dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi berdasarkan situs Worldometer.

Baca Juga: Ikatan Cinta 16 Juli 2021: Reyna Kecelakaan Butuh Banyak Darah, Nino Ada Jalan Pembuktian Darah Dagingnya

Namun, di tengah situasi krisis seperti itu, Mahfud MD sebagai pejabat publik berkicau di akun Twitter pribadinya soal kegemarannya menyaksikan sinetron Ikatan Cinta selama PPKM Darurat.

"PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat," kicau Mahfud MD.

"Pembunuh Roy adl Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sbg pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dlm hukum pidana tak sembarang org mengaku lalu ditahan. Kalau bgt nanti bnyk org berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) org utk mengaku shg pelaku yg sebenarnya bebas," tulis Mahfud MD mengomentari cerita Ikatan Cinta.

Baca Juga: Masyarakat Ragukan Kemanjuran Vaksin Sinovac, Satgas Covid-19 Beri Penjelasan

Kicauan Mahfud MD itu kemudian dibanjiri kritik warganet (netizen) yang menilai Mahfud MD tidak peka dengan penderitaan yang dirasakan masyarakat saat ini.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X