Banyak Pasien Jalani Isoman Lantaran Faskes Penuh, DPR Minta Pemerintah Ambil Tindakan

- 14 Juli 2021, 12:17 WIB
Petugas tenaga kesehatan membawa pasien ke ruangan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, Bandung, Jawa Barat, Rabu 16 Juni 2021. Ada 85 tenaga kesehatan yang meninggal dunia selama 1-9 Juli 2021.
Petugas tenaga kesehatan membawa pasien ke ruangan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, Bandung, Jawa Barat, Rabu 16 Juni 2021. Ada 85 tenaga kesehatan yang meninggal dunia selama 1-9 Juli 2021. /ANTARA FOTO/Novrian Arbi

PIKIRAN RAKYAT – Dewasa ini, lonjakan kasus Covid-19 menyebabkan kapasitas fasilitas kesehatan (faskes) penuh hingga banyak masyarakat yang tidak tertampung di faskes terpaksa melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Melihat kondisi itu, Anggota Komisi IX DPR Dewi Asmara meminta pemerintah, khususnya Menteri Kesehatan untuk lebih memperhatikan pasien yang melakukan isoman, terutama bagi masyarakat desa yang sulit menjangkau pelayanan kesehatan serta obat-obatan.

"Pemerintah harus jemput bola bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan kesehatan. Mereka tahu gejalanya tapi tidak melakukan PCR karena akses yang tidak memadai. Namun, karena tidak melakukan salah satu syarat seperti PCR, mereka (masyarakat) tidak mendapat obat,” katanya.

Oleh karena itu, Anggota Komisi IX DPR itu meminta pemerintah fokus dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjalani isoman.

Baca Juga: Banyak Ruang Kosong di Gedung DPR, Mardani Ali Sera Dukung Usulan Disulap Jadi RS Darurat Covid-19

“Hal semacam ini tidak boleh terjadi, pemerintah perlu lebih perhatian beri pelayanan kepada mereka yang isoman," katanya.

Menurut Dewi Asmara, pemerintah harus menyederhanakan prosedur dan persyaratan untuk mengakses bantuan obat pemerintah.

"Jangan lagi beban diberikan kepada masyarakat harus tes PCR. Pemerintah seharusnya jemput bola melakukan testing dan tracing ke rumah pasien isoman," ucapnya yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari DPR RI, Rabu, 14 Juli 2021.

Terkait persoalan pasien isoman, Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh turut mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbaiki kebijakan penanganan pasien Covid-19 isolasi mandiri dengan menyederhanakan prosedur dan persyaratan untuk mengakses bantuan obat pemerintah.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: DPR


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X