Febri Diansyah Bingung: Vaksin Gratis pada Pejabat Negara? Mereka Masuk Golongan Tidak Mampu?

- 12 Juli 2021, 08:50 WIB
Presiden RI Joko Widodo (tengah) menerima vaksin Covid-19 pertama di Istana Negara, Rabu, 13 Januari 2021. Apakah vaksin yang diterima Jokowi berbeda dengan yang diberikan ke masyarakat?
Presiden RI Joko Widodo (tengah) menerima vaksin Covid-19 pertama di Istana Negara, Rabu, 13 Januari 2021. Apakah vaksin yang diterima Jokowi berbeda dengan yang diberikan ke masyarakat? /Sekretariat Presiden/Laily Rachev

PIKIRAN RAKYAT- Mulai hari ini, Senin, 12 Juli 2021 pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk Vaksinasi Gotong Royong Berbayar, yang sudah bisa dilakukan bagi masyarakat yang mau dan diutamakan juga bagi Warga Negara Asing (WNA).

Program Vaksinasi Gotong Royong Berbayar ini melalui Kimia Farma, yang nantinya sudah disediakan di sejumlah gerai klinik Kimia Farma di beberapa daerah di Indonesia.

Namun, usai adanya kebijakan ini memicu respon dari berbagai pihak, salah satunya aktivis antikorupsi yang juga mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah.

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, dari beragam respon negatif ini Febri menemukan narasi sejumlah pihak yang menyerang dan protes dengan kebijakan vaksin berbayar tersebut.

Baca Juga: Kimia Farma Layani Vaksinasi Berbayar, Epidemiolog UI: Loe Ini Lagi Jualan Vaksin, Ambil Keuntungan

Febri juga mempertanyakan apakah pemerintah masih kurang memberikan penjelasan ke publik soal ini.

Dan saya menemukan narasi mereka untuk menyerang pihak yang protes dengan kebijakan vaksin berbayar ini: EMANGNYA ANDA UDAH BACA ATURANNYA? BACA DULU BARU NGETWIT… DASAR BO.. kayak udah baca aja,” kata Febri.

Menurutnya, pihak yang menanggapi hal ini dan direspon dengan balik mempertanyakan apakah sudah betul-betul membaca semua aturan dalam Vaksinasi Gotong Royong Berbayar.

Cara counter opini kok ya ga maju-maju.. gimana orang mau percaya ama kebijakan,” katanya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @febridiansyah, Minggu, 11 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X