Pakar Wabah: Mungkin Selama Jokowi Jadi Presiden Pandemi Belum Selesai

- 6 Juli 2021, 16:01 WIB
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). /Dok. Setres

PIKIRAN RAKYAT - Epidemiolog atau pakar wabah dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, menilai pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) terbukti tidak efektif menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Indonesia sedang mengalami lonjakan Covid-19 selepas masa libur Idul Fitri 2021. Kenaikan jumlah kasus juga dipicu kemunculan varian virus Delta yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi.

Pada Senin, 5 Juli 2021, Indonesia mencatatkan rekor penambahan kasus harian tertinggi dengan jumlah 29.745 sehingga totalnya mencapai 2.313.829.

Pandu Riono mengatakan, pemerintah gagal memprediksi kenaikan kasus saat ini karena KPC PEN terdiri dari menteri-menteri yang tugasnya tidak berfokus di masalah kesehatan atau pandemi.

Baca Juga: Dicerca Publik Karena Hobi Kerja Sama dengan China, Luhut Binsar Pandjaitan: Emang Kita Bego? Kita Cari Untung

"Yang kita bilang (menteri yang termasuk ke dalam) komite penanganan Covid-19 itu sebetulnya bukan tanggung jawab mereka ngurusin pandemi, kan?" ujar Pandu Riono dalam wawancara di kanal Youtube Hersubeno Point pada 6 Juli 2021.

"Kalau Pak Luhut, kan, ngurusin inflasi. Pak Airlangga ngurusin ... sehingga mungkin tidak terinformasi dengan akurat walaupun mereka semuanya anggota KPC PEN," kata Pandu menambahkan.

Pandu Riono menyarankan agar menteri-menteri anggota KPC PEN dikembalikan untuk mengurus sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. "KPC PEN sudah gagal karena tidak memiliki otoritas yang kuat," ujar Pandu. 

Baca Juga: Daftar 4 Bansos Covid-19 yang Cair di Bulan Juli 2021, Diskon Listrik hingga BST Kemensos

Pandu Riono menerangkan, pandemi mungkin belum selesai sampai Jokowi habis masa jabatannya sebagai presiden.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: YouTube Hersubeno Point


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X