KSPI Singgung PHK Massal, Upah Kurang, Said Iqbal Sebut Buruh Garda Terdepan Lawan Kebijakan Sembako Dipajaki

- 11 Juni 2021, 11:15 WIB
Ilustrasi aksi demo buruh se-Jawa Barat. jika rencana menaikkan PPN sembako dilanjutkan, kaum buruh akan menjadi garda terdepan.
Ilustrasi aksi demo buruh se-Jawa Barat. jika rencana menaikkan PPN sembako dilanjutkan, kaum buruh akan menjadi garda terdepan. /

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyoroti wacana sembako dipajaki negara.

Dia menegaskan, jika rencana menaikkan PPN sembako dilanjutkan, kaum buruh akan menjadi garda terdepan.

Buruh akan melakukan perlawanan, baik secara aksi nyata di jalanan hingga mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

KSPI mengecam keras rencana pemerintah tersebut dan menilai langkah pemerintah seperti kolonialisme, penjajahan.

Baca Juga: Sembako Dipajaki Negara, KSPI: Sekali Lagi, Ini Sifat Kolonialisme, Penjajah

Sebut Iqbal, rencana Menteri Keuangan, Sri Mulayani menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sembako dan memberlakukan tax amnesty jilid II adalah sebuah kolonialisme.

KSPI mengecam keras rencana tax amnesty dan menaikkan PPN sembako," kata Presiden KSPI Said Iqbal, kepada wartawan pada Jumat, 11 Juni 2021.

"Ini adalah cara-cara kolonialisme. Sifat penjajah,” lanjutnya.

Baca Juga: Tsamara Amany Ungkap Alasan Harus Dukung Korban Pelecehan Seksual Sampai Ada Bukti

Dia memprediksi adanya kenaikan PPN, maka seluruh harga barang akan naik.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X