Luqman Hakim Tegaskan PKB Tolak PPN Sembako: Tahu Beda Mobil sama Sembako?

- 11 Juni 2021, 09:45 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB Luqman Hakim.
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB Luqman Hakim. /Antara/dokumentasi Luqman Hakim.

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB Luqman Hakim menyampaikan sikap partainya menyusul rencana pemerintah menarik pajak sembako.

Diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, kabar rencana sembako dikenai pajak diketahui dari draf revisi undang-undang nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada 3 skema yang direncanakan pemerintah menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari sembako.

Pertama, untuk sembako diberlakukan tarif PPN umum yang diusulkan sebesar 12 persen.

Baca Juga: Marzuki Alie Peringatkan Jokowi Soal Dampak Jika Pendidikan dan Sembako Dikenai Pajak

Kedua, dikenakan tarif rendah sesuai dengan skema multitarif yakni sebesar 5 persen yang dilegalisasi melalui penerbitan peraturan pemerintah.

Dan ketiga, menggunakan tarif PPN final sebesar 1 persen.

Disebut-sebut terdapat 11 sembako yang bakal dikenakan pajak itu di antaranya beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, telur, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Seperti diketahui, PPN adalah pajak yang dikenakan pada setiap transaksi jual beli barang atau jasa pada wajib pajak orang pribadi atau badan usaha yang mendapat status pengusaha kena pajak.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Twitter @LuqmanBeeNKRI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X